BeritaHits.id - Politisi Partai Demokrat Rachland Nashidik angkat bicara mengenai tudingan gelandangan yang ditemui Menteri Sosial Tri Rismaharini adalah settingan belaka. Ia mengaku bersimpati dengan PDIP, partai pengusung Risma.
Hal itu disampaikan oleh Rachlang melalui akun Twitter miliknya @rachlannashidik.
Rachland menyoroti kursi Menteri Sosial yang dua kali diisi oleh kader PDI Perjuangan, namun keduanya menuai kontroversi.
Awalnya kursi tersebut diisi Juliari P. Batubara namun ia terlibat dalam skandal korupsi bansos Covid-19.
Baca Juga: Tanggapi Blusukan Mensos Risma, Roy Suryo Ungkit CCTV: Bisa Mati Ketawa
Kini, pengganti Juliari yang sama-sama kader PDIP, yakni Risma terlibat dugaan sandiwara blusukan.
"Kasihan PDIP, bila setelah kadernya kedapatan korupsi, kader penggantinya ternyata berbohong," kata Rachland seperti dikutip Suara.com, Kamis (7/1/2021).
Rachland meminta agar Risma bisa memberikan penjelasan yang utuh guna meluruskan kabar blusukan settingan.
Ia berharap agar tak ada anggapan seorang Menteri Sosial berbohong kepada masyarakat.
"Bila benar tuna wisma yang ditemui Mensos Risma cuma pemeran pertunjukkan sandiwara, ibu Risma berutang penjelasan pada publik," ungkapnya.
Baca Juga: KSP Sebut Risma Bekerja Sungguh-sungguh Tanpa Ada Niatan untuk Pencitraan
Gelandangan Ditemui Risma Diduga Settingan
Beredar narasi yang menyebutkan blusukan Menteri Sosial Tri Rismaharini hanya settingan atau sudah diatur belaka untuk keperluan pencitraan.
Narasi tersebut disebar oleh akun Twitter @donihendarto. Ia mengunggah foto dua orang tuna wisma sedang makan di kantin.
Keduanya merupakan tuna wisma yang sempat ditemui oleh Risma saat blusukan di Jakarta.
"Ternyata itu drama bu Risma," tulis akun itu.
Akun tersebut juga memuat foto tangkapan layar komentar dari warganet yang mengklaim sering melihat dua gelandangan tersebut.
Salah satu tuna wisma itu diklaim merupakan penjual poster Soekarno di kawasan Manggarai, Jakarta.
"Kalau yang menghadap ke depan atau yang rambutnya putih atau ubanan kayak kenal itu, tukang jualan poster Soekarno memang dia orang PDIP, lokasi jualannya Jalan Minangkabau Manggarai, selain itu dia juga jualan kelapa muda. Terciduk juga," ujar warganet dengan nama Adhe Idol.
Sosok Gelandangan saat Ditemui
Pria tua gondrong berambut warna putih dan tak memunyai rumah alias gelandangan yang ditemui Menteri Sosial Tri Rismaharini, tengah menjadi perbincangan di media sosial.
Saat ditemui Suara.com, pria yang mengaku bernama Nur Saman (69) ini ternyata tak mengenal sosok Risma.
Ia sempat heran ketika ditanya Suara.com perihal pernah bertemu Wali Kota Surabaya itu atau tidak.
"Bu Risma yang mana ya?" ujar Saman di lokasi, Rabu (6/1/2021).
Saman adalah orang yang ditemui Risma saat blusukan ke Jalan Sudirman, Jakarta Pusat pada Senin (6/1/2021).
Suara.com mencoba mengingatkan membali Saman mengenai pertemuannya dengan Risma saat itu.
"Oh iya memang ada sih pas hari Senin ya. Ada yang ketemu saya banyak pengawal gitu," kata Saman.
Selanjutnya Suara.com coba memberikan foto pertemuan Saman dengan Risma yang tersebar di media sosial. Setelah itu baru ia menyadari kalau ia telah bertemu Menteri Sosial RI.
"Nah iya itu saya ya. Oh itu Ibu Risma? Menteri ya," tutur Saman.
Namun, Saman mengakui tak begitu mengingat pertemuannya dengan Risma. Ia hanya sekadar berbincang sebentar.
"Ya ketemu sebentar saja sih. Saya enggak terlalu ingat," tuturnya.
Saman juga tak menyinggung mengenai sempat diajak makan bersama dengan pihak Kemensos.
Ia mengakui memang sering mendapatkan bantuan dari banyak orang dalam beberapa kesempatan.
"Kalau yang kasih-kasih makan gitu suka ada ya," ucap Saman.
Pria itu mengakui sudah menggelandang sejak 20 tahun lalu. Ia kerap mencari sampah plastik dan kardus hingga ke kawasan Setiabudi, Sudirman, dan Thamrin.
"Saya emang kan suka nyari-nyari kardus, nyari botol aqua," kata Saman.
Berita Terkait
-
Tissa Biani Capek Jadi Norma, Ungkap Beban Emosional Perankan Kisah Pengkhianatan Mertua-Menantu
-
Retreat Gelombang Kedua Digelar Usai Lebaran, Megawati Perintahkan Kepala Daerah PDIP Wajib Ikut
-
Lebaran ke Megawati hingga Jokowi, Didit Disebut Jadi Kekuatan 'Soft Politics' Presiden Prabowo
-
Didit Sowan ke Megawati, Ahmad Basarah Bocorkan Hubungan Rahasia Keluarga Prabowo-Mega
-
5 Momen Hasto Kristiyanto Selama Jadi Tahanan KPK, Terbaru Tolak Dipindah ke Salemba
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!
-
Depresi Usai Jadi Korban KDRT, Dokter Qory Mulai Tenang Usai Bertemu Ketiga Anak