Scroll untuk membaca artikel
Reza Gunadha | Dwi Atika Nurjanah
Kamis, 14 Januari 2021 | 15:06 WIB
Cuplikan ceramah terakhir Syekh Ali Jaber (tvonenews.com)

"Kenapa saya bilang kemungkinan besar mati, karena Allah SWT berfirman pasti nyawa kita dicabut tapi belum tentu dikembalikan," lanjutnya.

Walau setiap malam selalu menghadapi proses kematian, Syekh Ali Jaber dalam ceramahnya mengatakan bahwa ia selalu optimis.

Dia juga turut mendoakan sejumlah masyarakat, tokoh-tokoh besar, dan ulama yang sudah meninggal di tahun 2020. Selain itu, Syekh Ali Jaber juga berharap agar ditahun 2021 tak ada lagi perpecahan karena berbeda pendapat dan pandangan.

"Insya Allah dengan pergantiannya tahun baru, 2020 yang saya namakan amul huzun, akan diangkat kesedihan dimana kita banyak mendapatkan musibah, banyak meninggal orang-orang yang bertanggung jawab di negeri kita. Semoga di 2021 kita bersama-sama membangun Ukhuwah kita, Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathaniyah, dan Ukhuwah Insaniyah, sesama kita manusia walaupun berbeda agama kita merapatkan syaf kita. Tapi jangan jadikan berbeda pendapat, berbeda pandangan hingga terjadi permusuhan dan perpecahan," jelas Syekh Ali Jaber di akhir ceramahnya tersebut.

Baca Juga: Tak Jadi Dimakamkan di Lombok, Syekh Ali Jaber Dikebumikan di Tangerang

Load More