BeritaHits.id - Ramalan yang dilontarkan oleh Mbak You rupanya merembet ke proses hukum. Mbak You sempat meramalkan bahwa Presiden Joko Widodo akan lengser pada tahun 2021.
Hal itu rupanya membuat beberapa tokoh politik angkat bicara. Salah satunya yaitu Husin Shihab.
Dia ikut mencuitkan pendapatnya soal ramalan Mbak You mengenai Jokowi. Hal itu ia kicaukan melalui akun Twitter pribadinya @HusinShihab.
Husin Shihab menduga bahwa Mbak You merupakan salah satu suruhan dari partai oposisi.
"Jangan-jangan bener Mbak You ini suruhan partai oposisi pakai modus ramalan bilang 'Ganti Presiden 2021' dan akan ada penjarahan supaya investor nggak berani masuk?" kicaunya, dikutip Suara.com.
Sebelumnya, Husin Shihab menyebut ramalan Mbak You dipenuhi hasutan yang bisa berdampak buruk berupa konflik internal.
Klarifikasi Mbak You
Mbak You pun melakukan klarifikasi terkait ramalannya yang menghebohkan publik.
Dalam klarifikasinya Mbak You menyebut ramalan itu akan terjadi pada tahun 2024, bukan 2021.
Baca Juga: Ramal Jokowi Lengser, Nikita Mirzani Minta Mbak You Ditangkap
"Di preskon 2020, di tahun mendatang pergantian presien di 2024 itu ada pergantian presiden, bukan pergantian presiden sekarang. Bukan 2021, tapi di saat nanti di pergantian presiden 2024 akan ada ganti presiden, bukan 2021 ganti presiden," kata Mbak You, dikutip dari akun Youtubenya.
Mbak You pun mengatakan, dalam ramalan itu, dia mengakui jika di 2021, hasil penerawangannya politik RI akan memanas. Bahkan ada menteri diganti.
"Saya bilang di 2020, di 2021 ada politik memanas akan ada resuffle kabinet dan menteri diganti. Saya juga jelaskan di 2021 politik memanas. Jangan potong pernyataan saya," kata dia.
Berita Terkait
-
Ramal Jokowi Lengser, Nikita Mirzani Minta Mbak You Ditangkap
-
Pedas! Muannas Alaidid: Benny K Harman Wakil Rakyat Macam Apa?
-
Mbak You Kontroversial, Benny K Harman: Ramalan Itu Vitamin Penting
-
CEK FAKTA: Benarkah Jokowi Bukan Divaksin Corona, Tapi Disuntik Vitamin?
-
Ramalan Zodiak 17 Januari 2021, Libra Jangan Mau Diajak Mantan Balikan
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!