BeritaHits.id - Sebuah akun penjual di situs jual beli online merasa telah tertipu karena adanya fitur 'Nawar' yang digunakan secara tidak bertanggung jawab oleh pembeli. iPhone x yang ia jual ternyata dibeli seharga 5.500 rupiah saja oleh seseorang yang menggunakan fitur tersebut. Diduga, penjual terkecoh dengan angka yang tertera dalam penawaran tersebut.
Akun Twitter @txtdarionlineshop mengunggah tangkapan layar yang memperlihatkan chat dari penjual tersebut. Ia terlihat sangat kesal lantaran iPhone yang ia patok dengan harga Rp. 5.700.000 dibeli hanya seharga Rp. 5.500 saja. Iapun merasa tertipu dengan adanya kejadian tersebut.
"Anda menipu saya dengan memanfaatkan fitur nawar. Dari harga 5.700.00 anda nawar 5.500," tulis penjual tersebut.
Kesal karena merasa telah ditipu lewat fitur nawar, admin akun penjual tersebut mengancam si pembeli dengan menyebut proses hukum akan tetap berjalan.
"Silahkan menikmati, tunggu saatnya anda menyesal. Proses hukum berjalan," lanjutnya.
Kejadian ini pun menuai beragam komentar dari warganet. Salah satu warganet menjelaskan bahwa modus ini banyak merugikan para penjual. Ia meminta pihak situs jual beli online untuk menertibkan penggunaan fitur tawar harga.
"Lagi rame nih modus beginian, fitur nawar gini harusnya ada maksimal jumlahnya dan harusnya ada pengaturannya ketika seller upload barang supaya gak kejadian begini lagi, tolong dong @ShopeeID
@ShopeeCare di grup jual beli udah banyak korban," tulis akun @yollansetia***
"Buat yang bilang 'terus kenapa di-acc sama sellernya?' Nih angkanya tuh rancu, misal 5.500.000 dan yang nawar 5.500, orang yang lengah bakalan ngira kalo itu 5 juta 5 ratus, bukan 5 ribu 5 ratus," lanjutnya.
Ada juga warganet yang menyoroti kelengahan penjual. Mereka menganggap dalam kasus ini si penjual kurang teliti dalam melihat harga yang diajukan oleh pembeli.
Baca Juga: Sindir Atap Warna-warni DKI, Denny Siregar: Jakarta Jadi Bebas Banjir Gitu?
"Ya terus kenapa di-acc sama yg dagang??" tanya akun @fxckd***
"Kayaknya dia lengah deh, kegocek sm angkanya," jawab akun @snowballc***
"Engga. Buyer ga salah. Jelas salah seller. Mau buyer nawar 0 itu hak buyer. Terserah juga si seller nerima apa engga. Secara hukum ini ga bisa salah di seller. Ya salah buyer dong lengah. Kenapa juga dikirim? Ya cek lagi dong. Itulah gunanya teliti," tulis akun @timelinism.
Berita Terkait
-
Geger Predator Seksual Via Kencan Online, Ngaku Dekat dengan Tokoh Penting
-
Heboh, 2 Turis Ini Ajak Orang untuk Tinggal di Bali Saat Pandemi Covid-19
-
YouTube Milik Warga Asing yang Ajak Bule Ramai-ramai Pindah ke Bali Diserbu
-
Ngaku Teman Mendagri Tito, LWD Predator Seksual Jerat 150 Korban
-
Nama Bupati Cianjur Dicatut, Pelaku Coba Tipu Pengurus Pesantren
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!