Sosok Kristen Gray sedang jadi sorotan publik karena tindakannya mengajak dan membujuk para WNA untuk tinggal menetap di Bali. Tak hanya itu, ia juga membagikan tips untuk menghindari hukuman dari pelanggaran protokol kesehatan hingga mengakali visa yang overstay.Aksinya itu dinilai sangat meresahkan dan merendahkan upaya masyarakat Bali dalam memerangi Covid-19.
Sebuah akun Twitter @BetterWithBill mengunggah tangkapan layar DM Instagram yang menunjukkan bukti laporannya kepada Ditjen Imigrasi terkait kelengkapan dokumen WNA bernama Kristen Gray itu.
"Laporan ke @ditjen_imigrasi tembus di rspond admin. Smg jika mmg perlu penertiban, akan ditindak sesuai. Bkn diskriminasi, tapi penegakan hukum," tulisnya.
Dalam laporan tersebut, ia meiminta pihak Ditjen Imigrasi untuk mengecek kesesuaian dan kelengkapan dokumen WNA tersebut.
Baca Juga: Hubungan Peristiwa Gentrifikasi dengan Tren Digital Nomad
"Min, tolong dicek WNA ini apakah semua dokumennya sesuai? Di Twitter sempat blow up karena kritik dia WN Amerika Serikat tinggal di Bali hampir satu tahun. Tadinya hanya niat 6 bulan tapi menetap dan bekerja. Sepertinya tidak bayar pajak," tulisnya dalam laporan tersebut.
"Sekarang bikin buku, dia jual 30 dolar tentang bagaiman bisa pindah dan hidup di Bali. Khawatirnya memotivasi orang untuk pindah ke Bali pada saat pandemi," lanjutnya.
"Mohon dicermati dan ditindaklanjuti jika perlu. Sebelumnya sudah mention Ditjen Imigrasi di Twitter, namun tak lama kemudain dia kunci akun karena takut. Harap bantuan. Terima kasih," pungkasnya.
Laporan tersebut diterima oleh admin Instagram Ditjen Imigrasi. Admin menyebut akan meneruskan laporan tersebut ke pimpinan.
"Baik kak, terima kasih atas laporannya. Laporannya akan Mido sampaikan ke pimpinan," jawab admin.
Baca Juga: Bikin Ngakak, Kumpulan Reaksi Lucu Warganet Soal Kasus Kristen Gray
Aksi Kristen Gray dinilai meresahkan karena berpotensi mendatangkan para WNA ke Bali dengan cara-cara yang tak benar. Ia pun menjadi sasaran amukan warganet yang geram padanya.
Berita Terkait
-
Trump Deportasi 238 Gangster Venezuela ke El Salvador, Hakim AS: Langgar Hukum!
-
Kartu Hijau Dicabut: Aktivis Palestina Universitas Columbia Hadapi Deportasi Setelah Protes Gaza
-
"Deportasi Mandiri": Aplikasi Baru Trump Paksa Imigran Ilegal Pilih Pulang Atau Diburu!
-
Israel Siapkan "Direktorat Migrasi": Deportasi Paksa Warga Gaza Dimulai?
-
Visa Dicabut Jika Dukung Hamas? AS Ancam Deportasi Warga Asing, Termasuk Mahasiswa!
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!
-
Depresi Usai Jadi Korban KDRT, Dokter Qory Mulai Tenang Usai Bertemu Ketiga Anak