BeritaHits.id - Politikus Partai Demokrat Syahrial Nasution menyinggung soal pendukung Presiden Joko Widodo. Syahrial menyebut pendukung Jokowi tidak lagi membahas soal kasus korupsi bansos hingga bencana alam.
Hal tersebut dia cuitkan melalui akun Twitter pribadinya @syahrial_nst, Rabu (20/1/2021).
"Solidaritas buzzeRp dan pendukung Jokowi terhadap korupsi bansos, ekspor benur, dan bencana alam kok suaranya senyap ya?" cuitnya, dikutip Suara.com.
Lebih lanjut, Syahrial justru mempertanyakan soal memenjarakan sosok yang berbeda pandangan politik lebih mulia daripada membela korban bansos yang dikorupsi.
"Apakah memenjarakan yang berbeda pemikiran politik lebih mulia ketimbang membela rakyat korban Covid-19 dan bencana yang dikorupsi?" lanjutnya.
Syahrial pun menyinggung soal Jokowi yang seakan-akan bertoleransi dengan koruptor.
"Masa sih Jokowi toleransi sama maling?" pungkasnya.
Bansos Difabel
Seperti dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com, Kementerian Sosial telah menyalurkan 140.161 paket bansos difabel atau bansos Covid-19.
Baca Juga: Milad PDIP, Rocky Gerung: Selamat Mengumpulkan Mendali Koruptor Terbanyak!
Rupanya, bantuan tersebut berupa bansos reguler PKH Inklusi Disabilitas dan Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD).
Direktur Rehabilitasi Sosial, Kementerian Sosial, Eva Rahmi Kasim mengatakan bentuk bansos difabel ini berupa bantuan tunai dan non-tunai untuk mereka yang berada di luar wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Eva Rahmi mengatakan, sekitar 8000 penyandang disabilitas akan masuk ke dalam target refocusing dana bansos.
Program tersebut merupakan kelebihan dana bantuan sosial yang tidak hanya dilakukan oleh Kemensos.
Namun, terdapat balai rehabilitasi, dinas sosial, serta Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) yang dibentuk masyarakat.
Berita Terkait
-
Jokowi Apresiasi Kerja Keras SAR Gabungan Cari Korban Sriwijaya Air di Laut
-
Milad PDIP, Rocky Gerung: Selamat Mengumpulkan Mendali Koruptor Terbanyak!
-
Polisi Akan Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Sapi
-
Dugaan Bansos Difabel Dikorupsi Bikin Murka Publik: Super Biadab!
-
Gelar Perkara Kasus Pesta Raffi Ahmad Cs Diumumkan Besok, Ada yang Dijerat?
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!