BeritaHits.id - Pakar Politik Saiful Mujani menanggapi soal isu upaya kudeta Partai Demokrat yang menyeret Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.
Moeldoko disebut terseret dalam dugaan upaya kudeta Partai Demokrat. Moeldoko pun disebut pernah menemui sejumlah pimpinan Partai Demokrat dari mulai tingkat pusat hingga daerah.
Saiful Mujani pun ikut berkomentar mengenai kasus tersebut melalui akun Twitter pribadinya @saiful_mujani.
Dirinya mengatakan, Moeldoko sebaiknya bergabung dengan Partai Demokrat apabila ingin ikut campur dengan internal Demokrat.
"Wow. Pejabat negara cawe-cawe (ikut campur, red) politik internal partai orang, kasar Pak Jendral. Kalau Pak Moeldoko mau cawe-cawe dengan internal Demokrat, gabung saja dengan Demokrat. Pengaruhi kader-kader lainnya untuk ambil alih kepimpinan Demokrat. Jangan pada posisi dengan jabatan Kepala KSP ikut cawe-cawe. Konflik kepentingan, jaga martabat kantor presiden dan presiden yang dilayaninya," cuit Saiful Mujani, dikutip Suara.com.
Lebih lanjut, Saiful memberikan saran langkah berani bagi Moeldoko. Menurut dia, Moeldoko harus segera mundur dari jabatannya sebagai Kepala Staf Kepresidenan.
"Tapi nasih sudah jadi bubur. Langkah kesatria adalah Pak Moeldoko mengundurkan diri dari KSP untuk menjaga kehormatan kantor presiden dan presiden sendiri," lanjutnya.
Menurut dia, apabila Moeldoko tidak ingin mundur, maka ia harus dicopot dari jabatannya.
Hal itu menurut Saiful agar mengurangi opini tak sehat dari masyarakat ataupun tokoh politik lainnya.
Baca Juga: Geger Kudeta Demokrat, Pengurus DPD Kepri Siap Perang Lawan Istana
"Kalau tak mengundurkan diri ya dimundurkan daripada opini tak sehat bahwa presiden intervensi partai orang. Para Indonesianis di luar sudah berkesimpulan di bawah Presiden Jokowi otoritarianisme sudah kembali. Apakah mau mengkonfirmasi kesimpulan itu?" tuturnya.
Respon Moeldoko
Moeldoko menduga tudingan yang dialamatkan kepada dirinya sebagai pelaku 'kudeta' Partai Demokrat berdasarkan dari sejumlah foto -foto bersama sejumlah orang.
Ia pun tak menyebut jelas siapa orang-orang tersebut.
"Terus munculah isu dan seterusnya mungkin dasarnya foto-foto. Ya ada dari Indonesia Timur dari mana-mana datang ke sini, kan ingin foto sama saya. Ya terima saja, apa susahnya," ujar Moeldoko dalam jumpa pers secara virtual, Senin (1/2/2021).
Moeldoko menjelaskan dirinya terbuka dengan siapapun yang berkunjung ke rumahnya ataupun berfoto bersama dirinya.
Berita Terkait
-
Geger Kudeta Demokrat, Pengurus DPD Kepri Siap Perang Lawan Istana
-
Sikap AHY Kemarin Cegah Pembajakan Demokrat Berlangsung Lebih Cepat
-
Versi Pengamat: Kudeta Partai Demokrat Bisa Terjadi Bulan Ini
-
Mahfud Respons Isu Restui Moeldoko Ambil Alih Demokrat dari AHY Lewat KLB
-
Terseret Isu Kudeta PD, Mahfud MD Kaget: Terpikir Aja Tidak, Apalagi Restui
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!