BeritaHits.id - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka beserta Kapolresta Surakarta Kompes Pol Ade Safri Simanjutak memimpin razia penyakit masyarakat (pekat) di wilayah Kestalan dan Gilingan, Surakarta pada Sabtu (27/2/2021) malam lalu.
Kabar tentang razia pekat yang menjaring 36 pekerja seks komersial (PSK) itu ikut dibagikan Gibran lewat jejaring Instagram miliknya sehingga langsung disambar berbagai komentar publik.
Menanggapi keluhan warga soal aktivitas-aktivitas yang dianggap meresahkan, Gibran oleh warganet diminta untuk mendalami kasus prostitusi online karena lebih banyak kasusnya.
Selain itu, menurut warganet operasi pekat sebagaimana dilakukan Gibran biasanya hanya akan bertahan dalam beberapa bulan lalu setelahnya pindah tempat dan kembali marak.
Oleh pemilik akun @winarsuli, Gibran diberikan saran untuk mewajibkan jajarannya mengunduh aplikasi yang dianggap kerap dipakai untuk kegiatan prostitusi online yakni Michat.
"Mas Walkot. Monggo jajarannya disuruh sekalian download michat... Malah banyak dibandingkan dengan yang offline... Karena yang begini ini biasanya beberapa bulan ke depan hanya pindah tempat dari offline ke online. Eehh sama ganti harga juga deng Mas. Soalnya kalau online lebih tinggi harganya," tutur warganet itu.
Gibran menanggapi saran warganet tersebut dengan membenarkan bahwa saat ini memang tidak sedikit PSK yang open BO (booking) lewat daring. Oleh sebab itu, pihaknya mengaku akan mendalami lebih lanjut.
"Betul. Banyak yang open BO. Akan kami trace," timpal Gibran.
Jawaban Gibran disambar pujian dari warganet lainnya. Pasalnya, dia dinilai tanggap dalam merespons keluhan publik.
Baca Juga: Selain Persis, Gibran Minta Pasoepati Juga Dukung Bhayangkara Solo FC
"Keren mas Gibran paham juga open BO. Online lebih banyak memang mas daripada yang mangkal," kata Hen*****46.
"Mantap mas Gibran. Lebih mengerti cara sistem teknologi aman sekarang. Jadi lebih gampang untuk trace dan segera dibina untuk masa depan Indonesia yang lebih baik," sahut And*******kh.
Meski begitu, beberapa warganet terpantau menimpali dengan bercanda. Mereka membahas soal harga PSK dan cara negosiasi.
"Sama sekalian nitip nego harga mas," kata Gal*******syh.
Gibran Razia PSK
Gibran dan Kapolresta Surakarta menjaring sebanyak 35 PSK. Operasi pekat menjadi perhatian Gibran. Bagaimana tidak, wali kota muda ini melihat sendiri geliat prostitusi dibalik razia malam.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!