Dany Garjito | Aprilo Ade Wismoyo
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan keterangan pers terkait KLB Partai Demokrat di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/3/2021). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

BeritaHits.id - Mantan Sekretaris Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II Dipo Alam membuat sebuah cuitan yang membongkar sisi lain seorang SBY. Ia berkisah tentang sikap SBY yang tak mau mengusir orang-orang suku Aborigin saat ia bertandang ke Australia.

Dalam sebuah cuitan yang diunggah di akun Twitternya, Rabu (10/3/2021) Dipo Alam membagikan pengalamannya saat memotret SBY dan Ani Yudhoyono di sebuah taman di Darwin, Australia.

SBY: Jangan diusir

Ia menceritakan sikap SBY saat beberapa orang Aborigin hendak mendekat dan dicegah oleh pihak keamanan Australia. Saat itu SBY justru meminta agar orang-orang itu tidak dicegah.

Baca Juga: Beredar Video Lawas SBY Ngaku Belum di Dalam Saat Partai Demokrat Berdiri

"Foto Pak @SBYudhoyono & Ibu Ani, sesudah tidak jabat RI-1, jadi kenangan saya motret di Darwin, Australia Utara, ktk olahraga pagi sblm acara resmi," tulis @dipoalam49.

"Pihak Keamanan Aussie usir bbp aborigin mendekat, Pak SBY cegah jangan diusir...kita sama bangsa berwarna kulitnya @NataliusPigai2," lanjutnya.

SBY dan Ani Yudhoyono (twitter.com/@dipoalam49)

Terima gelar Doktor HC

Dalam utas tersebut, Dipo Alam juga bercerita bahwa saat itu SBY menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Darwin. Ia juga bertindak sebagai pembicara utama soal pertahanan.

"Di Darwin @SBYudhoyono Terima Dr HC Univ. Darwin; kunjungi para pilot TNI AU yg berlatih, pembicara utama masalah pertahanan..dan lunch bersama dgn WNI di Warung Halal Food," tulis Dipo.

Baca Juga: Darmizal Menyesal, Kawal SBY Jadi Ketua Umum Demokrat Periode Kedua

Ani Yudhoyono catat pidato SBY

Komentar