BeritaHits.id - Sebuah video yang diunggah oleh akun Youtube Jozeph Paul Zhang tuai kecaman publik karena diduga menista agama. Beberapa kecaman muncul dari tokoh dan politisi, salah satunya ialah Muannas Alaidid.
Dalam sebuah cuitan yang diunggah Jumat (17/4/2021) Muannas mengunggah potongan video dari akun Youtube Jozeph Paul Zhang yang diduga menista agama.
Muannas bertekad akan mengejar sendiri pria yang menjelek-jelekkan bulan ramadhan dan mengaku sebagai nabi ke-26 itu.
Ia juga mencantumkan akun Twitter Divisi Humas Polri, sebagai bentuk laporan awal, agar pihak kepolisisan mengetahui adanya video tersebut.
"Demi Alllah saya sendiri yang akan kejar anda @DivHumas_Polri," tulis Muannas.
Diduga menista agama
Dalam video tersebut, sosok pria berkaca mata mengaku tak suka dengan suasan bulan ramadhan yang ramai dan riuh. Ia bahkan mengganti kalimat takbir dan menjelek-jelekkan Nabi ke-25.
"Tapi dari dulu saya kalau lagi bulan puasa itu adalah bulan-bulan paling tidak nyaman. Apalagi kalau deket-deket Idul Fitri. 'Dung... dung... breng... dung... dung... breng... Sarimin pergi ke pasar... dung dung... breng... Allah bubar'. Wah itu tuh udah paling mengerikan. Itu horor banget," katanya dalam video tersebut.
Buat sayembara
Baca Juga: Ini Kata-kata Desak Made Darmawati Disebut Hina Hindu Bali
Pria tersebut lantas membuat sayembara. Ia mengaku akan memberikan sejumlah uang untuk siapa saja yang bisa melaporkannya ke polisi atas tuduhan penistaan agama. Ia pun menyebut dirinya sebagai nabi ke-26.
"Gua kasih sayembara. Gua udah bikin video. Saya udah bikin video tantangan. Yang bisa laporin gua ke polisi gua kasih uang yang bisa laporin gua ke polisi penistaan agama, nih gua nih nabi ke-26, Jozeph Paul Zhang. Meluruskan kesesatan ajaran nabi ke-25 dan kecabulannya yang maha cabulullah," tuturnya.
Dikecam publik
Menanggapi video dan cuitan yang diunggah Muannas, para warganet meradang. Mereka mendukung Muannas untuk mengejar pelaku yang diduga menistakan agama tersebut.
"Kejar bro, saya back up. Kita sikat itu orang," tulis Ferdinand Hutahaean.
"Orang seperti ini yang membuat perpecahan..... Tapi ingat guys, kita boleh saja marah dan mengutuk orang tersebut namum jangan sampai kita kehilangan akal terhadap orang seperti itu... Contoh yang tidak baik untuk generasi selanjutnya, cukup laporkan dan kita kawal hingga masuk penjara dan membusuk..." tulis warganet dengan akun @JeffBond***.
Tag
Berita Terkait
-
Diduga Lakukan Penistaan Agama, YouTuber Joseph Paul Zhang Dipolisikan
-
Dituding Hina Hindu Bali, Desak Made Darmawati Lama Hijrah ke Jakarta
-
Desak Made Darmawati Hina Hindu Bali Mau Dilaporkan ke Polda Lagi
-
Ferdinand: Ronaldinho Lebih Berpeluang Masuk Surga Dibanding Tengku Zul
-
Ini Kata-kata Desak Made Darmawati Disebut Hina Hindu Bali
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!