Scroll untuk membaca artikel
Reza Gunadha | Ruth Meliana Dwi Indriani
Minggu, 18 April 2021 | 12:23 WIB
Ferdinand Hutahean. (twitter/FerdinandHutahean)

BeritaHits.id - Mantan politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean kembali mengkritik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Kali ini, ia menyoroti tingkat kepuasan publik terhadp Anies yang begitu rendah.

Melalui akun Twitter pribadinya, Ferdinand nampak mengomentari sebuah berita mengenai survei kepuasan publik. Survei itu mengungkap tingkat kepuasan publik terhadap Anies Baswedan hanya 38,9 persen.

Ferdinand pun menyindir Anies yang menurutnya merupakan kebanggaan kaum Yaman. Ia juga turut menyentil Anies yang baru saja mendapatkan pujian dari Amerika Serikat.

Menurutnya, hasil survei itu sangat memalukan bagi Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) tersebut. Namun, Ferdinand menilai hasil tersebut sesuai dengan basa-basi yang dilakukan Anies selama ini.

Baca Juga: Ronaldinho Disebut Berpeluang Masuk Surga, Pendukung HRS Ingatkan Azab

"Yang dibanggakan kaum Yaman dan pengikutnya karena orang ini baru dipuji Amerika. Kepuasan cuma 38,9 persen, memalukan dengan segala basa-basi narasi rangkaian kata-kata manis," cuit Ferdinad di akun Twitter seperti dikutip dari BeritaHits.Id, Minggu (18/4/2021).

"Dikampungku ada pepatah : 'Risi-risi hata ni jolma, lamot-lamot hata ni begu'. Artinya manusia mungkin kasar tapi setan pasti halus bicara," lanjutnya.

Cuitan Ferdinand Untuk Anies Baswedan. (Twitter/@FerdinandHaean3)

Sindiran Ferdinand tersebut langsung mendapatkan komentar dari warganet. Banyak dari mereka yang rupanya mendukung survei tersebut dan menilai kinerja Anies dalam memimpin DKI Jakarta tak maksimal.

"Ini survei sangat mengherankan. Seharusnya 0 persen dong," celutuk warganet.

"Benar memang, kurang fokus kerjanya. Kebanyakan main sepeda," timpal warganet yang lain.

Baca Juga: Kunjungi Bupati Acep, Anies Jajaki Kerja Sama DKI dan Kuningan

"Yang dinilai bagus sama Amerika belum tentu bagus. Karena sudah pasti Amerika ada agenda di belakang penilaianya. Jangan terkesima sama Amerika. Kalah di perang Vietnam saja bisa munculin superhero Rambo. Jangan terpespona," komen warganet.

Load More