Scroll untuk membaca artikel
Reza Gunadha | Fita Nofiana
Selasa, 09 November 2021 | 15:30 WIB
Politikus Partai Golkar, Meutya Hafid. (Suara.com/Ria Rizki)

"Suara rakyat kan emang cuma penting untuk pemilu, di luar itu cumaa angka statistik," tambah warganet lain.  

"Mungkin dia lagi sarkasme ke diri sendiri kali ya," tulis warganet lain. 

"Lupa kali dibayar pakai pajak yang diambil dari rakyat," timpal lainnya. 

Cuitan tersebut telah disukai lebih dari 500 likes dari warganet. 

Baca Juga: Dagangan 3 Hari Tak Habis, Reaksi Penjual Roti Bakar Ini Bikin Enggak Tega

Sebelum menjadi politisi sejak 2010, Meutya adalah seorang jurnalis dan presenter TV. Ia bahkan pernah mengalami penyanderaan oleh sekelompok bersenjata di Irak ketika sedang liputan. 

Load More