Hal serupa juga bisa dilihat di laman National Ocean Services Amerika Serikat. Laman itu menjelaskan garam laut berasal dari dua sumber, yakni limpasan dari darat dan bukaan dari dasar laut.
Adapun batuan di darat menjadi sumber utama garam terlarut dalam air laut. Sementara air hujan yang jatuh di darat mengandung sedikit asam sehingga mengikis batuan.
Proses itu yang memicu pelepasan ion, yang kemudian terbawa ke sungai dan akhirnya bermuara di laut.
Survei Geologi AS (USGS) juga mencantumkan sumber salinitas laut lainnya adalah ventilasi hidrotermal di dasar laut dan letusan gunung berapi bawah laut.
Para ahli juga membantah bahwa paus jantan menghasilkan 40 galon sperma saat kawin. Pasalnya, belum diketahui secara jelas hingga sekarang berapa banyak sperma yang dikeluarkan paus saat kawin.
Ilmuwan satwa liar di Departemen Ilmu Biologi Universitas Macquarie di Australia, Dr Vanessa pirotta menyebutkan, angka 40 galon yang disebutkan dalam unggahan tersebut belum terbukti secara ilmiah.
“Paus biru mamalia besar dan orang akan menganggap potensi produksi sperma mereka cukup besar,” ujar Pirotta.
Sementara itu, Cetologist dari James Cook University Australia, Dr Putu Liza Mustika mengungkap fakta bahwa sperma paus biru sulit dihitung karena habitatnya di laut.
Atas dasar itu, segala sesuatu mengenai penelitian mengenai hewan paus masih benar-benar berdasark pada perkiraan.
Baca Juga: Warga Lembata Diperingatkan untuk Waspadai Erupsi Susulan Gunung Api Bawah Laut
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, maka narasi penyebab air laut asin karena telah bercampur dengan sperma ikan paus yang menghasilkan 40 galon sperma saat kawin adalah hoaks.
Narasi tersebut masuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.
Video yang mungkin Anda lewatkan:
Berita Terkait
-
Warga Lembata Diperingatkan untuk Waspadai Erupsi Susulan Gunung Api Bawah Laut
-
CEK FAKTA: Megawati dan Prabowo Resmi Calonkan Ganjar Jadi Capres 2024, Benarkah?
-
Gunung Bawah Laut Meletus di Lembata, Ada Potensi Tsunami
-
CEK FAKTA: Pilar Masjid di Pontianak Bergeser, Benarkah?
-
Gunung Api Bawah Laut Meletus di Lembata, Air Laut Sempat Naik
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!