Scroll untuk membaca artikel
Rifan Aditya | Sekar Anindyah Lamase
Minggu, 20 Maret 2022 | 11:19 WIB
Vaksin Covid-19 Novavax. [Justin Tallis/AFP]

BeritaHits.id - Beredar kabar perihal vaksin Covid-19 Novavax dari Amerika Serikat tidak aman karena mengandung ngengat dan DNA laba-laba.

Informasi itu diunggah oleh seorang pengguna jejaring media sosial Facebook pada 18 Februari 2022.

Dalam unggahannya tersebut, akun itu juga memberikan klaim bahwa sudah ada lebih dari 200 kasus efek samping yang serius dari vaksin Novavax telah dilaporkan.

Lalu benarkah klaim tersebut?

Baca Juga: 90 Persen Warga Sudah Terinveksi Covid-19, Kemenkes: Vaksinasi Tetap Lanjut!

Penjelasan

Dilansir dari Kominfo.go.id, klaim baksin Covid-19 mengandun DNA laba-laba tersebut tidaklah benar.

Faktanya, klaim yang diedarkan itu keliru dan bahkan tidak berdasar.

CEK FAKTA: Beredar Informasi Vaksin Covid-19 Novavax Mengandung DNA Laba-laba, Benarkah?

Melansir Agence France-Presse (AFP) pada 11 Maret Nuvaxovid atau vaksin Novavax sudah mendapatkan persetujuan sebagai vaksin yang aman untuk digunakan oleh tenaga kesehatan di sejumlah negara.

Pada 21 Desember 2021, WHO menyatakan secara menyeluruh menilai data tentang keamanan dan kemanjuran vaksin Nuvaxovid.

Baca Juga: CEK FAKTA: Ramai Pemberitaan Presiden China Bakal Biayai Pembangunan Kiblat Baru Umat Islam Nusantara, Benarkah?

Tak hanya itu, mereka telah merekomendasikan penggunaannya untuk warga berusia 18 tahun ke atas.

"Tidak ada kemungkinan bahwa Nuvavoxid mengandung bentuk DNA apapun," ungkap Jung Jaehun selaku Profesor di Fakultas Kedokteran dan Sains Universitas Gachon.

Adapun informasi tambahan dari Jaehun bahwa meskipun sel serangga atau ngengat dapat digunakan, akan tetapi sel-sel itu dihilangkan selama proses pembuatan.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan di atas, maka klaim vaksin Covid-19 Nuvaxovid atau Novavax mengandung ngengat dan DNA laba-laba adalah tidak benar.

Unggahan tersebut masuk ke dalam kategori disinformasi.

Load More