BeritaHits.id - Sosok Murtede Amaq Sinta menjadi sorotan belakangan ini karena menjadi korban bega sekaligus tersangka pembunuhan atas 2 pelaku begal di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Sementara itu, 2 pelaku begal lain yang kabur selamat menjadi saksi kunci kasus Amaq Sinta.
Lalu bagaimanakah pengakuan kedua pelaku begal tersebut hingga membuat Amaq Sinta menjadi tersangka?
Wakapolres Lombok Tengah Kompol I Ketut Tamian dalam jumpa pers di Mapolres Lombok Tengah pada Selasa 12 April 2022 mengungkapkan bahwa Wahid dan Holidi telah mengakui pembegalan tersebut sudah direncakan sejak awal.
Percobaan pencurian dan kekerasan itu diketahui direncakan ketika mereka sedang minum minuman keras di rumah Pendi (salah satu pelaku begal yang meninggal).
"Keterangan saksi Wahid dan Holidi, saat itu sudah direncanakan kasus curas ini. Saat mereka minum minum di rumah Pendi bersama Oki (dua pelaku begal yang meninggal)," kata Tamiana dikutip pada Sabtu (16/04/2022).
"Setelah selesai minum-minuman keras, meluncurlah, bergeraklah mereka berempat ke TKP (tempat kejadian perkara)," lanjut Tamiana.
Akan tetapi, Oki dan Pendi mengendarai kendaraannya kencang ke arah Timur, artinya meninggalkan Holidi dan Wahid.
Meskipun Wadid dan Holidi tertinggal di belakang, mereka tetap membuntuti keduanya.
Baca Juga: Sempat Dijadikan Tersangka, Polda NTB Terbitkan SP3 Kasus Amaq Sinta Korban Begal
Saat bertemu, keduanya melihat Pendi dan Oki berkelahi dengan pelaku pembunuhan.
Mereka berdua pun dikabarkan membantu Oki dan Pendi untuk menghadapi Amaq Sinta.
"Setelah dibantu, terseungkurlah si Pendi. Setelahnya, dua orang ini mundur dan akhirnya melarikan diri," kata Tamiana.
Kemudian, Oki yang melarikan diri menggunakan kendaraan pelaku itu terjatuh saat berbelok.
"Dia ditusuk dari belakang, Oki ditusuk oleh calon korban percobaan pencurian dengan kekerasan," ungkapnya.
Usai ditusuk oleh korban begal, Oki dikabarkan meninggal dunia di TKP.
Berita Terkait
-
Sempat Dijadikan Tersangka, Polda NTB Terbitkan SP3 Kasus Amaq Sinta Korban Begal
-
Amaq Sinta Ingin Bebas Sebelum Persidangan Agar Bisa Bekerja Dengan Tenang
-
Video Viral Terbaru Pengakuan Mengejutkan Amaq Sinta yang Sempat Ditahan Polisi karena Tewaskan 2 Begal
-
Kenapa Korban Begal di Lombok Jadi Tersangka? Apa Salah Amaq Sinta? Ini Jawaban Polda NTB
-
Setelah Viral, Polda NTB Ambil Alih Kasus Amaq Sinta Korban yang jadi Tersangka karena Bunuh Begal
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!