BeritaHits.id - Baru-baru ini salah seorang warganet membuat video TikTok soal fenomena Citayam Fashion Week yang begitu viral belakangan. Akun TikTok dengan nama @podcastkeselaje menyebutkan sebuah teori konspirasi.
Citayam Fashion Week mulai dikenal ketika ada banyak konten video di Tiktok yang menampilkan berbagai wawancara dengan para remaja yang sedang asyik nongkrong dan berkumpul di sekitaran Sudirman.
Selain itu, para ABG yang berada di lokasi banyak yang menggunakan pakaian dengan model dan merk tertentu. Kebanyakan, remaja tersebut berasal dari wilayah Citayam, Bojong Gede, Bekasi, atau pinggiran Jakarta.
Rupanya, Citayam Fashion Week menjadi istilah yang disematkan warganet kepada sekelompok remaja dari daerah Citayam yang melakukan ajang pamer fashion di kawasan Sudirman.
Kini kawasan Sudirman, Jakarta, tersebut semakin menarik banyak perhatian publik. Tidak hanya diwarnai oleh remaja dari berbagai penjuru, sejumlah artis ternama sampai dengan para politisi juga turut berlenggak lenggok di perlintasan zebra cross tersebut.
"Kok bisa satu daerah ramai banget dari segala kalangan. Anak Citayam ada, Bojong Gede, Jaksel, Jaktim bahkan model model yang sudah fashion show di luar negeri, konten kreator yang followersnya jutaan bahkan sampai tv nasional juga datang ke sana," ucap pria dalam video TikTok seperti dikutip Beritahits.id pada Senin, (25/7/2022).
Teori konspirasi yang diungkap oleh warganet tersebut bahwa viralnya Sudirman, Jakarta, merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk menaikan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang mejeng di wilayah tersebut. Bukan tanpa alasan, dia menyebut sejumlah kemungkinan yang terjadi di balik fenomena ini.
1. Mengangkat Brand Lokal
Dalam video dengan durasi sekitar 4 menit 18 detik itu, dia berujar bahwa bukti Citayam Fashion Week memang dibuat pemerintah untuk mengangkat brand lokal yang ada di sana.
Baca Juga: Bikin Macet, Polisi Normalisasi Kegiatan Citayam Fashion Week di Dukuh Atas
Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya remaja yang menggunakan pakaian dengan model dan merk tertentu.
"Meningkatkan brand-brand lokal yang dibeli buat dipakai di sana," katanya.
2. Terbiasa Menggunakan Transportasi Umum
Seperti diketahui, Jakarta merupakan kota padat penduduk. Pemerintah setempat terus melakukan pembenahan utamanya mencari solusi soal mengatasi kemacetan dengan menghadirkan sejumlah transportasi umum seperti KRL (Kereta Rel Listrik).
Kawasan Dukuh Atas berada di lokasi yang strategis dan mudah dijangkau berbagai transportasi umum, salah satunya KRL Commuter Line dengan pemberhentian di Stasiun Sudirman.
Warganet tersebut menilai bahwa pemerintah secara tidak langsung meminta warga Jakarta terbiasa menggunakan transportasi umum."Dan ini juga bikin orang terbiasà menggunakan kendaraan umum," tutur dia.
Berita Terkait
-
Tragedi Serangan 9/11 WTC Jadi Sajian Teori Konspirasi di Kalangan Gen Z, Bagaimana Bisa?
-
Bantah Teori Konspirasi Asing di Balik Erupsi Gunung, Pakar UGM: Proses Alami
-
Waspada di Ruang Publik! Pria Bawa Celurit Ditangkap Saat Beraksi di Kawasan Sudirman
-
Mulai 1 September, Operasional Stasiun Karet Berpindah Total ke Stasiun BNI City
-
Stasiun Karet Kena Proyek Integrasi, Naik-Turun Penumpang KRL Dipindahkan ke Stasiun Sudirman Baru
Terpopuler
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
- Krim Malam yang Bagus Apa? Ini 4 Rekomendasi Sesuai Klaim dan Harga
- Segel Ruang Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Hilang, Jaksa KPK Cium Ada Pihak Terlibat
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!