BeritaHits.id - Sebuah video memperlihatkan kecelakaan yang melibatkan mobil odong-odong dengan kereta api. Kendaraan tersebut membawa sejumlah penumpang dewasa dan juga anak-anak kecil.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, kecelakaan terjadi di Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten pada Selasa, (26/7/2022).
Diduga mobil odong-odong tersebut tertabrak kereta saat menyeberang perlintasan rel tidak berpalang.
Disaat yang bersamaan datang kereta api yang sedang melaju. Kecelakaan pun tak dapat terhindari lagi.
"Delapan orang meninggal," bunyi suara pria dibalik rekaman video yang dibagikan akun Twitter dengan nama @Fesbukbantennews dikutip Beritahits.id.
Warga sekitar yang mengetahui kecelakaan maut tersebut langsung memadati lokasi kejadian seperti yang terlihat pada video berdurasi 0:47 detik itu.
Mobil odong-odong yang tertabrak kereta berwarna merah berpadu dengan kuning. Selain memakan korban, kendaraan hiburan yang biasanya membawa penumpang anak-anak mengalami kerusakan namun tidak begitu parah.
Serupa, Heboh Odong-odong Terjungkal Bebas hingga Sebabkan Bocah 4 Tahun Tewas
Sebuah insiden kecelakaan yang melibatkan kendaraan odong-odong menjadi sorotan publik. Odong-odong yang membawa 22 penumpang terjungkal bebas di Boyolali.
Baca Juga: Sopir Odong-odong yang Tertabrak Kereta Api Hingga Sebabkan 9 Penumpang Tewas Diamankan Polisi
Hal ini diungkapkan dalam sebuah unggahan akun Instagram @andreli_48 dan menjadi viral di media sosial.
Insiden terjungkalnya odong-odong ini terjadi di Dukuh Tegalrejo, Sempu, Boyolali, pada 11 Mei 2022.
Kendaraan tersebut terjungkal bebas di jalan perkebunan daerah setempat. Insiden ini menyebabkan 2 orang tewas di tempat, yang salah satunya merupakan bocah 4 tahun. Beberapa penumpang lainnya mengalami luka-luka.
"Beberapa korban luka termasuk sopir langsung dievakuasi oleh aparat dan warga untuk dirujuk ke RSU Asy Syifa, Sambi, Boyolali," tulis akun pengunggah tersebut.
Insiden ini ditanggapi warganet dengan mengomentari postingan.
"Stop naik odong-odong di jalan raya. Odong-odong diperuntukkan untuk muter-muter tempat wisata," tulis @had***.
Berita Terkait
-
Kecelakaan Maut Dekat Kedubes Malaysia: Pikap Terguling, 1 Korban Tewas dan 5 Luka
-
KAI Commuter Batalkan 7 Perjalanan KRL Bogor Pagi Ini, Dua Rangkaian Masih 'Opname' di Bukit Duri
-
Malaysia Kaji Rencana Proyek Kereta Api Trans-Borneo Hubungkan Kalimantan hingga Brunei
-
KAI Masuk 10 Besar CX100 Danantara 2026
-
Jumlah Penumpang KRL Terus Naik, Produsen Whoosh Pasok 132 Unit KRL Baru
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!