BeritaHits.id - Warganet di sosial media (medsos) memberi tanggapan menyusul isu mie instan akan naik 3 kali lipat dalam waktu dekat ini. Warganet bilang mengapa pejabat pemerintah kerap membawa kabar tak sedap.
Isu naiknya mie instan ini membuat rakyat kecil semakin terkecik. Di satu sisi, harga minyak goreng juga masih terbilang melambung. Semua kebutuhan bahan pokok semakin hari bikin rakyat ketar ketir.
Warganet dengan nama pengguna @emv*** turut mengeluhkan rencana kenaikan mie instan yang merupakan makanan sejuta umat karena banyak disukai. Selain enak, harga saat ini juga terbilang ekonomis khususnya anak-anak kost yang merantau.
"Kalau kita rakyat miskin makan mie sudah jadi solusi. Jatah minyak naik malah dinaikin juga mie nya. Parah banget," katanya dikutip Beritahits.id pada Rabu, (10/8/2022).
"Pejabat setiap ngomong kenapa selalu kabar buruk saja dah?," tanya warganet lain.
"Aneh di negara yang subur makmur masa gandum harus impor," cuit netizen.
"Pada enggak becus kerja, bisanya nyusahin rakyat," tutur warga lokal.
"Indomie kan dari Indonesia bahannya pun terigu bukan gandum kenapa harus mahal. Ini parah ni," ungkap publik lain.
Sebelumnya diberitakan, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengingatkan bahwa, harga mie instan akan naik 3 kali lipat dalam waktu dekat ini.
Baca Juga: Sule Merasa Tak Nyaman, Ingin Isu Selingkuh Diakhiri
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, kenaikan harga mie instan dipicu oleh tersendatnya pasokan bahan baku mie yaitu gandum, akibat dari perang antara Rusia dan Ukraina yang sampai saat ini belum berakhir.
Syahrul Yasin Limpo menjelaskan, saat ini pasokan gandum dari negara Ukraina dan juga negara penghasil gandum lainnya, bahan baku membuat mie instan, mengalami penurunan yang cukup signifikan.
Saat ini, kata Menteri Pertanian terdapat kurang lebih 180 juta ton gandum di negara Ukraina yang tidak bisa disalurkan ke berbagai negara.
"Besok harganya (mie instan) harganya 3 kali lipat. Maafkan saya, saya bicara ekstrem saja ini," kata Syahrul Yasin Limpo, dikutip Depok.suara.com dari kanal YouTube Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Rabu (10/8/2022).
Mendag Zulhas Pastikan Isu Harga Mie Instan Naik Tiga Kali Lipat Belum Tentu Benar
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan memastikan prediksi harga mie instan bakal naik tiga kali lipat belum tentu benar. Sebab, produksi gandum di negara-negara penghasil telah mulai panen.
Berita Terkait
-
Beredar Isu Perselingkuhan, Sarah Wijayanto Ancam Akun Penyebar Hoax
-
Stok Beras NTT Diperkuat 5 Kali Lipat, Pemerintah Siapkan Rp100 Miliar untuk Korban Gempa
-
Mentan Copot 14 Pejabat Kementan, Dugaan Penyimpangan Uang Miliaran Dibongkar
-
Beras Diekspor, Bawang Putih Hingga Daging Masih Bergantung Impor
-
Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Turun Langsung ke Alor Serahkan Bantuan Pangan Perdana ke Alor
Terpopuler
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Cabut, Cesc Fabregas Blak-blakan Dibuat Kecewa Kiper Como
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Powder Foundation Wardah untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini 5 Pilihannya
- 5 Shio Beruntung Hari Ini 4 September 2026, Urusan Mulai Lancar
Pilihan
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
-
Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!