BeritaHits.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menetapkan Irjen Ferdy Sambo sebagai salah satu tersangka atas tewasnya Brigadir J beberapa waktu lalu.
Kasus yang melibatkan instansi kepolisian ini masih menyimpan rasa penasaran publik, utamanya soal motif di balik peristiwa polisi tembak polisi. Perlahan-lahan kasus ini mulai menemukan titik terang.
Di sisi lain, Kamaruddin Simanjuntak kuasa hukum dari Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, juga terus mengawal kasus ini sampai tuntas. Bahkan kabar terbarunya, Kamaruddin, meminta Presiden Jokowi untuk memulihkan harkat, martabat nama klinenya, almarhum Brigadir J itu.
Seperti diketahui, Kamaruddin Simanjuntak jadi salah satu sosok yang paling sering muncul dalam mengungkap misteri kematian kliennya.
Kekinian juga beredar penggalan video yang menceritakan awal mula Kamaruddin Simanjuntak bisa menjadi pengacara dari Brigadir J.
Status Facebook
Berdasarkan unggahan video yang dibagikan akun Instagram dengan nama pengguna @rumpi_gosip, Kamaruddin Simanjuntak bercerita bahwa keterlibatan dengan kasus Brigadir J berawal dari sebuah postingan di Facebooknya.
Ketika itu, Kamaruddin membuat status pada akun Facebook pribadinya setelah pihak kepolisian merilis kasus tersebut.
"'Tembak polisi di rumah pejabat polisi, mudah mudahan bukan karena wanitanya polisi' itu yang saya tulis," kata Kamaruddin dikutip Beritahits.id pada Kamis, (11/8/2022).
Baca Juga: Ketua Komnas HAM: Saya Tak Tega Bharada E Jadi Tumbal
Saat membaca komentar-komentar pada unggahannya tersebut, dirinya mendapat informasi jika korban (Brigadir J) merupakan kerabat dekat dengan dirinya.
"Itu bertemu tulang yang meninggal, bere itu keponakan kata saksi kita yang berteman sama saya di facebook," ujarnya.
Mengetahui hal itu, Kamaruddin langsung meminta saksi yang diketahui rumahnya tak jauh dari tempat tinggal keluarga Brigadir J untuk menyampaikan rasa belasungkawa. Dia juga berjanji kasus Brigadir J dilindungi secara hukum.
"Katakan kepada ayah dan ibunya saya turut berduka cita saya lindungi mereka secara hukum. Kasih kontak saya ke mereka. Paginya saya langsung ditelepon," ungkap dia.
Keterlibatan Wanita
Kamaruddin juga mengenang bukan perkara mudah bisa berkomunikasi dengan pihak keluarga Brigadir J. Pasalnya semua handphone keluarganya tak dapat digunakan. Sehingga dirinya dari jarak jauh harus meminta bantuan perempuan setempat.
Berita Terkait
-
Meta Mulai Patuhi PP Tunas Komdigi, Anak 16 Tahun Dilarang Punya Facebook-Instagram-Threads
-
Badan Usaha Beraset Triliunan: Konsep Koperasi di Buku Model BMI Syariah
-
WFH ASN Bukan Work From Anywhere, Kemenag Tegaskan Pegawai Harus Standby di Rumah
-
Viral Pengguna FB Bagi Tips Dapat Makanan Gratis dari Shopee, Tuai Kecaman Gegara Rugikan Driver
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!