Ruth Meliana Dwi Indriani | Evi Nur Afiah
Jum'at, 09 September 2022 | 10:24 WIB
Pria plontos saat menendang polisi (Instagram/ @tukang_uplode.04).

BeritaHits.id - Petugas kepolisian bersama warga langsung bergerak cepat menangkap terduga pelaku yang melempar korek api di SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum). Pria berkepala plontos tersebut pun berhasil ditangkap.

Berdasarkan rekaman video yang diposting akun Instagram dengan nama pengguna @tukang_update.04, terduga pelaku diamankan di tengah jalan saat hendak kabur. Lokasinya tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Pelaku pembakar motor di SPBU saat pengisian," cuit keterangan pada unggahan dikutip Beritahits.id pada Jumat, (9/9/2022).

Polisi dibantu warga sekitar kemudian membawa terduga pelaku untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Meski geram dengan perbuatannya terduga pelaku, namun itu tidak membuat warga berbuat tindakan main hakim sendiri.

Sebaliknya, pria plontos yang belum diketahui identitasnya itu justru mengamuk kepada orang-orang sekitar lantaran berusaha ingin kabur.

Salah satu polisi di lokasi jadi korban kemarahan terduga pelaku. Pria itu menendang dada petugas menggunakan kakinya.

Tidak hanya polisi, terduga juga merobek pakaian kerja pegawai SPBU seperti yang terlihat pada video. Selanjutnya, pelaku berhasil ditenangkan usai mendapat peringatan dari petugas.

Sebelumnya diberitakan, seorang pria aksi tidak terduga di sebuah SPBU. Pria tersebut melemparkan korek api yang sudah menyala ke dalam tangki sepeda motor pengendara yang sedang mengisi bensin.

Baca Juga: Curhatan Petani Ngaku Tak Diperbolehkan Beli BBM Bersubsidi: Harus Bagaimana Ini?

"Pria di Cirebon, lempar korek menyala ke tangki motor di SPBU," begitulah keterangan yang tertera di video, dikutip Kamis (8/9/2022).

Kemarahan atas perbuatan terduga pelaku juga menular kepada warganet di sosial media. Berikut komentarnya:

"Mungkin dia kesal BBM naik," ucap warganet meninggalkan komentar pada unggahan.

"Mungkin niatnya bercanda, bercanda dengan maut," celutuk warganet.

"Mudah-mudahan dia waras jadi terbayar bogeman masyarakat karena sudah melawan petugas. Tapi kalau memang ada gangguan kejiwaan kasihan juga sih," komentar warganet.

"Getok palanya pakai Apar," sahut warganet lain.

Load More