BeritaHits.id - Usai meretas situs-situs pemerintah Indonesia, kini hacker Bjorka mengungkap siapa dalang di balik peristiwa pembunuhan Munir pada tahun 2004 silam.
Bukti-bukti dan kronologi yang diungkap Bjorka beredar di media sosial, salah satunya diposting ulang lewat akun TikTok @imam***.
Setelah diduga bocorkan data rahasia dari Badan Intelijen Indonesia (BIN), serta informasi pribadi Menkominfo Johnny G Plate, Bjorka ungkap data pribadi dari Ketua Umum Partai Berkarya, Muchdi Purwoprandjono (Muchdi Pr).
Data pribadi Muchdi PR diungkap oleh hacker Bjorka setelah ada permintaan dari netizen untuk membongkar dalang kasus pembunuhan aktivis Munir.
Menyadur dari telegra.ph/Who-Killed-Munir-09-10 via SuaraBekaci, Bjorka menjawab permintaan netizen tersebut.
"Saya akan memberi Anda nama jika Anda bertanya siapa yang berada di balik pembunuhan Munir. Dia adalah Muchdi Purwopranjono yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Partai Berkarya,"
Dalam penjelasannya Bjorka kemudian memberikan informasi soal keterkaitan antara Muchdi PR dengan aktivis Munir.
"Munir adalah koordinator KontraS yang sangat vokal mengungkapkan bahwa pelaku penculikan 13 aktivis periode 1997-1998 adalah anggota Kopassus yang dikenal dengan tim Operasi Mawar,"
"Akibat pengungkapan itu, Muchdi Purwopranjono, Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus, menjadi tidak senang dengan Munir. Akibatnya, Muchdi harus diberhentikan dari jabatan barunya selama 52 hari," tulis Bjorka.
Baca Juga: Bjorka Bikin Ringgo Agus Rahman Resah Nggak Karuan
Muchdi diangkat menjadi Kepala Deputi V BIN pada 27 Maret 2003. "Posisi yang membuka banyak peluang untuk menghentikan aktivitas korban mendiang Munir yang merugikan terdakwa,"
Dalam pemaparannya, Bjorka kemudian menyebut informasi soal Pollycarpus Budihari Priyanto, pilot PT Garuda Indonesia Airways yang disebutnya sebagai jaringan nonorganik BIN.
Nama Indra Setiawan, eks direktur utama PT Garuda Indonesia Airways juga diungkap Bjorka dalam dokumen soal dalang pembunuh Munir tersebut.
"Polly kemudian membawa surat itu ke kamar Muchdi. Selang beberapa hari, Polly memberi tahu Budi Santoso, "Pak, saya mendapat tugas dari Pak Muchdi Purwopranjono untuk membunuh Munir." tulis dalam dokumen tersebut.
Dalam unggahan tersebut, Bjorka kemudian mengunggah foto dan informasi pribadi Muchdi PR. Dari informasi pribadi Muchdi PR yang diunggah disebutkan soal nomor ponsel pribadi, email hingga riwayat vaksin ketua umum Partai Berkarya tersebut.
Unggahan dari Bjorka ini pun menjadi perbincangan publik dan viral di laman media sosial.
Tag
Berita Terkait
-
Kenapa Prabowo Disadap? Motif Penyadapan Ilegal oleh Listyo Cs Dibongkar
-
Fenomena Tren Hopping: Ambisi Kekinian yang Merusak Identitas Diri
-
Bahasa Indonesia Diminati Kampus Dunia, Kok Kita Malah Bangga Pakai Slang?
-
Cara Aktivasi IKD Identitas Kependudukan Digital: Ini Syaratnya, Tidak Dipungut Biaya
-
Montir Tangerang Ditagih Pajak Mobil McLaren Rp 137,4 Juta: Makan Saja Saya Susah
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!