BeritaHits.id - Viral di jagat media sosial sebuah unggahan suara yang diklaim sebagai pidato Kapolda Riau. Dalam pidato tersebut menyebutkan bahwa 'Negara Boleh Tidak Ada Tentara, Tapi Polisi Harus Tetap Ada'.
Penggalan video suara tersebut diunggah lewat akun Twitter dengan nama pengguna @HaranaMardjihad.
Cuitan yang diposting pada (31/8/2022) tersebut telah tonton 5,742 ribu kali dan disukai 130 orang dan dikutip serta dibagikan ulang sebanyak 100 kali.
Berikut isi pidatonya:
"Harapan saya masyarakat tahu kekurangan kita
Memiliki empati ataupun memahami kekurangan itu dan diharapkan dengan kekurangan itu bukan dilemahkan tapi mari kita bantu bersama.
Karena polisi tidak bisa lepas dari kehidupan masyarakaT.
Berbagai macam negara tidak apa-apa tidak ada tentara tapi polisi ada karena polisi merupakan sesuatu yang dalam keadaan aman pun tetap masih dibutuhkan"
Berdasarkan penelusuran Beritahits.id pada Kamis, (22/9/2022), informasi yang beredar adalah hoax yang berulang.
Baca Juga: Momen Nathalie Holscher Ditegur Sule di Depan Adzam, Netizen: Sedih Loh Digituin Ibunya
Penjelasan
Pidato yang diunggah oleh @HaranaMardjihad merupakan pidato Kapolda Riau pada 2017, dan Irjen Nandang sendiri telah memberikan klarifikasi terkait informasi tersebut.
“Saya cuma jelaskan bahwa media berperan penting dalam tugas Polri dan TNI serta pemerintah. Makanya, catat dari awal pembicaraan (pengarahan) saya. Jadi tidak ditulis sepenggal-sepenggal saja,” kata Irjen Nandang, yang dikutip oleh situs turnbackhoax.id.
Ia mengatakan bahwa di pidato tersebut, beliau memberikan gambaran keadaan di negara-negara tertentu dan bukan di Indonesia.
Irjen Nandang berpesan pidatonya jangan dianalogikan. Inti dari pidato Irjen Nandang adalah pentingnya sinergitas dari segala pihak, termasuk seluruh stakeholder dan media di Riau.
Terlebih lagi, informasi serupa pernah dibahas oleh Riau Aktual pada 2017 silam dengan judul “‘Negara Boleh Tak Ada Tentara, Tapi Polisi Harus Ada’, Kapolda Riau: Isi Berita Itu Hoax”.
Berita Terkait
-
Komplotan Curanmor di Jakarta Pakai Modus Polisi Gadungan untuk Intimidasi Korban
-
Polisi Tutup Kasus Kim Soo Hyun, Tuduhan Eksploitasi Anak Tak Terbukti
-
Lawan Tim yang Diperkuat Polisi Berusia 50 Tahun, Bayern Munich Menang Telak 15-0
-
Sempat Minta Video Call Karena Takut Penipuan, Satpam Fiktor Harefa Tolak Tawaran Kerja Dedi Mulyadi
-
Tetesan Darah Bongkar Kematian Wanita di Kamar Kos Grogol Petamburan
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!