BeritaHits.id - Founder lembaga survei Cyrus Network, Hasan Nasbi, ungkap tak setuju dengan wacana Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan maju dalam Pilres 2024.
Menurutnya, Ganjar dan Anies yang maju dalam Pilpres 2024 akan memicu adanya politik identitas.
"Saya nggak setuju Ganjar dan Anies maju karena dua-duanya akan memicu politik identitas," kata Hasan Nasbi seperti dikutip BeritaHits.Id pada Senin (26/9/22) melalui kanal YouTube Refly Harun.
Dalam diskusinya bersama Refly Harun, Ganjar mengungkapkan bahwa jika Ganjar maju dalam Pilres 2024, ia akan dianggap sebagai litte Jokowi.
"Ganjar akan memicu politik identitas karena dia dianggap litte Jokowi. Jadi, semua sangkaan dan tuduhan-tuduhan yang tidak berdasar ataupun berdasar terhadap Jokowi akan dipindahkan ke Ganjar," kata Hasan.
Hasan lantas menjelaskan bahwa isu politik identitas juga akan berlaku pada Anies. Hal tersebut akan menjadi hambatan Anies dalam pencalonannya.
"Nah, sebaliknya Anies juga akan memicu itu. Karena kemarahan terhadap Anies juga dari pihak sini pihak pendukung Ganjar juga luar biasa menurut saya. Kan yang bertengkar ini sebagian besar pendukung Anies versus pendukung Ganjar,"
"Serangan-serangan identitas ke Anies itu juga nggak ringan. Soal Arab-nya lah, soal Yaman-nya lah. Soal apa dan segala macam. Jadi dia akan jadi korban politik identitas nanti," terang Hasan.
Selanjutnya, Hasan menyentil soal beberapa partai yang katanya telah menggaungkan pernyataan akan menghindari politik identitas. Menurutnya, partai-partai tersebut tidak boleh mencalonkan Anies dan Ganjar dalam Pilpres 2024.
Baca Juga: Sempat Dicoret DPRD, Anies Masukkan Sumur Resapan Pengendali Banjir ke Dalam RDTR DKI
"Nah, kalau partai-partai ini mau konsisten. Mau tidak ada lagi politik identitas ya desain politiknya jangan majukan Anies dan Ganjar," kata Hasan.
PDIP Gandeng Siapa?
Dalam pembicaraan ini, Hasan juga membuat prediksi bahwa PDIP akan menggandeng PKB, Golkar akan menggandeng PPP.
Sedangkan, Prabowo (Gerindra) akan menggandeng antara Demokrat, Nasdem, atau PKS.
Lebih lanjut, menurut Hasan, dalam Pilres 2024 PDIP akan mencalonkan Puan Maharani sebagai calon presiden.
Untuk Golkar akan memajukan Airlangga Hartanto, dan untuk Gerindra akan memajukan Prabowo Subianto.
Tag
Berita Terkait
-
Sempat Dicoret DPRD, Anies Masukkan Sumur Resapan Pengendali Banjir ke Dalam RDTR DKI
-
Cak Imin Ingin Jadi Cawapres, Prabowo Ingatkan Kesepakatan Gerindra-PKB
-
Pantun Putra Haji Lulung di Muskercab PPP DKI: Jangan Lupa 2024 Pilih Bang Anies
-
Bahas Peluang Jokowi Jadi Wapres 2024, Prabowo Subianto Tertawa: Sebuah Kemungkinan
-
Menteri Jokowi Banding-bandingkan Kinerja Pemimpin dengan SBY, Sentilan Pengamat: Pertanda Nggak Percaya Diri
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!