BeritaHits.id - Seorang wanita yang menjadi korban tragedi Kanjuruhan mengaku tak kunjung pulih dan masih merasakan sakit meski telah lebih dari seminggu mengalami kejadian tragis.
Melansir laporan @birunyarina di jejaring media sosial Instagram, wanita bernama Kevia Naswa (18) itu mengungkapkan kesakitannya.
Kevia yang berasal dari Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang memiliki mata yang masih merah dan membengkak akibat efek gas air mata.
Sementara itu, badan Kevia seperti kaki dan tangannya sulit untuk digerakkan.
"Kevia mengaku berada di tribun 14 saat tragedi Kanjuruhan memuncak," tulis keterangan dilihat Beritahits.id, Kamis (12/10/2022).
Wanita itu menyampaikan bahwa dia berusaha menyelamatkan diri akibat tembakan gas air mata bersama suporter yang lainnya.
Sayangnya, dia mengalami nasib naas karena terjatuh hingga terinjak-injak di dekat pintu 14.
Beruntungnya, seseorang berhasil membantunya untuk keluar dari desakkan suporter dengan menariknya. Namun, kaki Kevia terkena pagar besi hingga robek.
Kevia lalu mendapatkan perawatan pertama dari suporter lain dan TNI usai berhasil dikeluarkan dari stadion.
Baca Juga: TGIPF akan Bertemu FIFA Pekan Depan
Setelahnya, Kevia dilarikan ke RSUD Kanjuruhan supaya mendapatkan perawatan lebih lanjut.
"Waktu itu yang saya rasakan memang mata perih, gak bisa lihat dan dada sesak setelah kena gas air mata. Tapi setelah di RSUD itu sudah agak mendingan,” bebernya dilihat dari akun @birunyarina.
Saat membuka mata di pagi hari, Keiva mendapati matanya memerah dan bahkan membengkak.
Tangan dan kaki yang lecet serta banyak luka pun sulit untuk digerakkan, meski tulangnya baik-baik saja saat diperiksa.
Sementara mata Keiva dinyatakan dokter mengalami pendarahan gegara gas air mata.
"Untuk sembuh, katanya bisa satu atau dua bulan," kata Keiva.
Berita Terkait
-
Gempa Myanmar Renggut 2.800 Lebih Nyawa Manusia, Berapa Orang WNI?
-
Tragis! Ratusan Warga Muslim Myanmar Jadi Korban Gempa saat Salat Dalam Masjid
-
Bantu Korban Gempa Myanmar, Menlu Bakal Kirim Bantuan Besok
-
Gempa Magnitudo 5 Guncang Mandalay, Myanmar Kembali Bergetar
-
Myanmar Berkabung: 7 Hari Masa Berkabung Nasional Usai Gempa Dasyat
Tag
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!
-
Depresi Usai Jadi Korban KDRT, Dokter Qory Mulai Tenang Usai Bertemu Ketiga Anak