BeritaHits.id - Jessica Kumala Wongso pada akhirnya dinyatakan bersalah dalam kasus kematian Wayan Mirna Salihin pada tahun 2016. Sebagai ganjarannya, Jessica dihukum penjara 20 tahun dan tidak berubah meski sudah menjalani semua upaya seperti banding, kasasi, hingga peninjauan kembali.
Meski begitu, Jessica tetap bersikeras dirinya tidak meracuni Mirna dengan sianida. Namun ada sejumlah hal yang kemudian membuatnya dicurigai publik, seperti membuang celana yang dipakai pada hari kejadian sampai buru-buru menghapus bukti pembicaraan di ponselnya.
Untuk gambaran, Jessica dan Mirna mempunyai sebuah group chat berisi empat orang. Keempatnya saling berjanji untuk bertemu di Olivier Cafe di Grand Indonesia, Jakarta Pusat pada tanggal 6 Januari 2016.
“Lalu Mirna membuat group chat yang di WA itu, dan Mirna mengundang saya, Hani, dan satu teman kita lagi. Kita menyepakatkan untuk ketemuan akhirnya,” ungkap Jessica, dikutip dari kanal YouTube Okezone, Selasa (3/10/2023).
Di forum itu pula Jessica menawarkan diri untuk memesankan terlebih dahulu karena yakin pasti akan sampai paling awal. Usut punya usut, Jessica rupanya berniat untuk menghindari 3 in 1 sehingga berangkat jauh lebih awal dari waktu janjian.
Namun yang menjadi sorotan, grup itu kemudian dihapus Jessica dari ponselnya pada sehari setelah kejadian. Jessica akhirnya mengungkap alasannya melakukan hal yang dinilai mencurigakan tersebut.
“Saya pikir kan saya nggak mau lihat handphone saya masih ada percakapan sama Mirna, saya pikirnya kalau misalnya saya nggak pulang nggak ada kejadian kayak gini. Jadinya saya hapus saja,” kata Jessica.
“Pada saat itu saya tidak tahu kalau Mirna dibunuh, diracuni, atau sesuatu yang di masa depan akan membuat publik menyangka saya yang membunuh,” sambungnya.
Karena itulah dalam wawancara yang direkam tanggal 27 Januari 2016 tersebut, Jessica menilai polisi tidak adil bila menetapkannya sebagai tersangka. Namun nyatanya Jessica dijadikan tersangka beberapa hari setelahnya.
Berita Terkait
-
Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso, Menguak Misteri Kelam Kasus Pembunuhan di Kafe Olivier
-
Muncul Tagar Bebaskan Jessica Wongso, Hotman Paris Sebut Vonis Hakim Tak Bisa Diubah Lagi
-
Krishna Murti yang Viral Lagi Pasca Film Kopi Sianida: Sempat Jadi Idola Kaum Hawa hingga Ditawari Jadi Ketum PSSI
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!