BeritaHits.id - Kasus pembunuhan berencana terhadap Wayan Mirna Salihin yang dilakukan oleh Jessica Kumala Wongso pada 2016 silam kembali menuai sorotan publik.
Ini terjadi setelah kasus tersebut diangkat menjadi sebuah film dokumenter berjudul Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso yang tayang di Netflix.
Sehubung dengan viralnya film tersebut, publik kembali membuka mata soal kasus tewasnya Mirna Salihin, salah satunya soal hasil visum jenazah wanita kelahiran 1988 tersebut.
Dikutip dari unggahan kanal YouTube Official iNews 7 tahun silam, tampak hasil visum Mirna yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat 1 Raden Said Sukanto.
Dari hasil visum tersebut, terdapat berapa poin yang disorot, salah satunya kondisi lambung Mirna. Disebutkan jika pada bibir bagian dalam lambungnya ditemukan adanya kelainan.
"Makroskopik jaringan berasal dari organ lambung dengan ukuran delapan sentimeter kali enam sentimeter kali nol koma dua sentimeter berwarna kecoklatan. Sediaan berasal dari selaput lendir lambung dengan mukosa tampak erosif sebagian tampak ulseratif dan nekrotik. Tampak sebukan sel limfosit. Kesimpulan gambaran histologik sesuai dengan mukosa lambung yang erosif dan ulseratif, gambar ini dapat diakibatkan oleh bahan yang bersifat korosif," salah satu poin yang ada dalam hasil visum.
"Pada pemeriksaan seorang perempuan, berumur dua puluh lima sampai tiga puluh tahun. Sudah dilakukan pengawetan (embalming) dan dirias. Pada pemeriksaan luar tidak ditemukan adanya perlukaan, ditemukan bibir bagian dalam berwarna kebiruan. Pada pemeriksaan Histopatologi Forensik sediaan lambung tampak kelainan yang diakibatkan oleh bahan korosif," kesimpulan yang ada pada visum.
Hasil visum ini rupanya diragukan oleh kuasa hukum Jessica, Otto Hasibuan. Pasalnya visum tersebut tidak dilakukan secara menyeluruh ke tubuh Mirna. Bagian jantung dan otak wanita kelahiran 1988 tersebut diketahui tidak diperiksa.
"Harus dilakukan autopsi memang. Kalau enggak diautopsi akibatnya begini. Jadi apakah karena tidak dilakukan autopsi, tidak diperiksa secara lengkap, lantas tidak diperoleh hasil yang optimal. Apakah dengan demikian akhirnya kita korbankan Jessica? Kan tidak," ungkap Otto Hasibuan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!