BeritaHits.id - Masalah perundungan alias bullying sedang sangat marak beberapa waktu belakangan. Bahkan tidak sedikit yang mengakibatkan korban luka parah dan harus dirawat di rumah sakit hingga mendapat cacat permanen.
Salah satunya adalah kasus bullying di Cilacap, Jawa Tengah yang sangat disorot oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Dikutip dari situs resmi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), pihaknya dan KPAI menegaskan bahwa kasus ini melibatkan banyak anak berhadapan dengan hukum (ABH), yakni anak korban, anak saksi, dan AKH (Anak Berkonflik dengan Hukum) alias pelaku.
Namun pernyataan Komisioner KPAI Diyah Puspitarini belakangan membuat publik meradang, sebab mendesak supaya AKH jangan sampai dikeluarkan dari sekolah. Lewat kesempatan yang sama, Diyah juga membeberkan sejumlah rekomendasinya untuk anak saksi, anak korban, sampai tindak lanjut terhadap guru dan sekolah.
“AKH jangan sampai dikeluarkan dari sekolah selama menjalani proses pemeriksaan dan penyidikan hingga peradilan,” tegas Diyah, dikutip pada Kamis (4/10/2023).
Baca Juga: Kasus Bully di Lingkungan Sekolah Semakin Marak, Siapa yang Patut Disalahkan?
“Selain itu, anak saksi dan seluruh siswa yang ada di sekolah AKH harus juga diberikan perhatian, terutama trauma healing dan edukasi tentang pencegahan perundungan, kekerasan dan intoleransi yang menjadi amanat Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023. Langkah-langkah cepat pencegahan keberulangan kasus dan dukungan moril terhadap guru-guru juga diperlukan dalam menghadapi pemberitaan di media elektronik,” imbuh Diyah.
Namun sikap Diyah ini malah membuat sebagian warganet tidak habis pikir, sebagaimana dilihat di akun Instagram @lambe_turah. Banyak yang mempertanyakan bagaimana efek jera untuk pelaku bila tidak dikeluarkan dari sekolah.
“MAU SAMPAI KAPAN BERLINDUNG DARI ‘Anak Dibawah Umur’ KELAKUAN BAR BAR BERUJUNG HILANG NYAWA,” komentar warganet.
“Tau gak sih korbannya kalo ngeliat pelaku juga jadinya trauma?? Pelaku bisa seenaknya jalan-jalan disekolah seolah-olah ga terjadi apa-apa dan masih ada di dalam satu lingkungan sama korban,” kata warganet.
“KPAI ini emang agak lain. Bukannya lebih memperhatikan kondisi psikis korban, malah sibuk ngurusin psikis pelaku. Udah sepantasnya pelaku perundungan di DO dari sekolah,” tutur warganet.
Baca Juga: Muncul Lagi Kasus Bocah Dibully Ramai-Ramai di Dalam Masjid, Berakhir Damai
“Komisi perundungan anak Indonesia,” sindir warganet lain.
Berita Terkait
-
Kronologi Ika Natassa Dihina Mandul oleh Oknum ASN Lampung Barat, Bupati Turun Tangan
-
8 Destinasi Wisata di Cilacap, Banyak Spot Instagramable
-
Siswa SMA di Pinrang Jadi Pelaku Sodomi, KPAI Minta Proses Hukum Tetap Pakai UU Peradilan Anak
-
Sering Diabaikan, KPAI: Jangan Ada Pelanggaran Hak Anak Selama Mudik!
-
Review Anime Kenka Dokugaku, Bukan Sekadar Adu Jotos Biasa!
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!
-
Depresi Usai Jadi Korban KDRT, Dokter Qory Mulai Tenang Usai Bertemu Ketiga Anak