BeritaHits.id - Baru-baru ini, Edi Darmawan membagikan video CCTV yang diklaim berisi detik-detik Jessica Wongso menuangkan racun sianida ke minuman Mirna Salihin.
Saat menujukkan video tersebut, Edi Darmawan menjelaskan jika rekaman CCTV itu sengaja tak diserahkan saat persidangan kasus pembunuhan berencana terhadap Mirna Salihin masih bergulir.
"Kenapa ini enggak kita keluarkan dulu waktu sidang, kita enggak mau dia dihukum mati. Biarin dia kesiksa. Kalau bisa seumur hidup maksud saya begitu. Saya maunya begitu jangan dihukum mati," kata Edi saat menunjukkan rekaman CCTV, dikutip dari kanal YouTube Karni Ilyas, Rabu (11/10/2023).
Rekaman CCTV yang ditunjukkan oleh Edi Darmawan ini sontak saja menuai perdebatan. Apalagi ayah mendiang Mirna Salihin ini baru menujukkan rekaman CCTV tersebut setelah Jessica Wongso menjalani hukuman penjara selama 7 tahun.
Baca Juga: Ketenangannya Digunjing, Jessica Wongso Aslinya Sedang Sembunyi dari Sosok Ini
Terkait adanya perdebatan soal video tersebut, mantan anggota Komisi Kepolisan Nasional (Kompolnas) Edi Hasibuan diminta menjelaskan mengapa video CCTV tersebut tidak ditayangkan di persidangan.
Edi Hasibuan mengatakan jika seharusnya rekaman CCTV yang dimiliki oleh Edi Darmawan tersebut diserahkan kepada pihak berwajib.
"Saya kira memang harusnya diserahkan. Karena bagaimanapun juga ini menyangkut masalah anaknya ya. Harusnya sih diserahkan, saya tidak tahu persis," kata Edi dikutip dari tayangan kanal YouTube tvOneNews.
Sosok yang kini menjabat sebagai Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (LEMKAPI) ini lantas mengujarkan jika hal tersebut bisa saja karena kesalahan salah satu pihak yang menangani kasus tersebut.
"Saya kira semua berkas-berkas ini ada di kejaksaan. Seharusnya kejaksaan yang menyampaikan ke pengadilan," terang Edi.
Baca Juga: Guru Besar UGM Ungkap Kemampuan Jessica Wongso Sulit Terdeteksi Lie Detector Di Kasus Kopi Sianida
Namun, Edi Hasibuan juga mengaku tidak tahu secara persis mengapa video CCTV tersebut tidak ada dalam persidangan kasus yang menyeret nama Mirna Salihin dan Jessica Wongso tersebut.
"Saya tidak tahu persis [Kesalahan jaksa, polisi, atau lainnya]. Karena waktu kejadian, karena itu baru-baru ya," elak Edi.
Berita Terkait
-
Ibu Polisi Korban Penembakan di Way Kanan Minta Keadilan: Pelaku Harus Dihukum Seberat-beratnya!
-
MA Proses PK Jessica Wongso dalam Kasus Kopi Sianida Mirna
-
TOK! Eks Kanit Resmob Polres Jaksel Dipecat Buntut Kasus Pemerasan Bos Prodia, AKBP Gogo Demosi 8 Tahun
-
Kompolnas Ungkap Sosok Dominan di Luar Polri Diduga 'Sutradarai' Kasus Pemerasan Anak Bos Prodia
-
AKBP Bintoro Cs Jalani Sidang Etik di Dua Tempat Berbeda, Diawasi Kompolnas
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
-
Link Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Duel Panas Derby Della Madonnina
-
FULL TIME! Yuran Fernandes Pahlawan, PSM Makassar Kalahkan CAHN FC
-
Libur Lebaran, Polresta Solo Siagakan Pengamanan di Solo Safari
-
Dipermak Nottingham Forest, Statistik Ruben Amorim Bersama MU Memprihatinkan
Terkini
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!
-
Depresi Usai Jadi Korban KDRT, Dokter Qory Mulai Tenang Usai Bertemu Ketiga Anak