BeritaHits.id - Presiden Joko Widodo menyentil warga Indonesia yang masih memilih berobat ke luar negeri. Hal tersebut dinyatakan oleh presiden melalui akun resmi Xmiliknya.
"Hampir 2 juta orang Indonesia masih memilih berobat ke luar negeri setiap tahun. Kurang lebih 1 juta ke Malaysia, 750 ribu ke Singapura, sisanya ke Jepang, Amerika, Jerman, dll," tulis Presiden Jokowi.
"Gara-gara ini, kita kehilangan devisa Rp 165 triliun karena modal keluar," tandasnya.
Sentilan Jokowi sontak menuai banyak kritik, salah satunya akun X @kramput yang mengingatkan presiden bahwa salah satu anak buah di kabinetnya tengah berobat di Singapura.
"Satu dari 2 juta orang Indonesa yang masih-memilih-berobat ke luar negeri itu inisialnya LBP," tulis akun tersebut.
LBP alias Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan tengah dirawat di Singapura. Luhut dikabarkan dirawat sejak Jumat (6/10/2023).
Unggahan @kramput sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Enggak bahaya tah ini?" komentar warganet.
"Emang sebagus itu mungkin berobat ke luar negeri ya," tambah lainnya.
"Spot on ini," tulis warganet di kolom komentar.
Baca Juga: Poin-poin Utama Kesepakatan AIS Forum 2023, Jokowi: Dunia Sedang Tidak Baik-baik Saja
Diketahui bahwa pada Selasa, 10 Oktober 2023, Luhut sendiri mengumumkan bahwa dia sedang terbaring di rumah sakit dan harus menjalani perawatan karena kelelahan yang luar biasa.
Kronologinya, setelah menghadiri sebuah acara, Luhut merasa sangat lelah sehingga istrinya membawanya ke salah satu rumah sakit yang ada di Jakarta.
Setelah mendapatkan pemeriksaan awal, dokter melarangnya untuk beraktifitas dan fokus kepada kesehatannya terlebih dahulu.
Istrinya juga melarangnya untuk mengikuti jadwal seperti biasanya. Oleh karena itu, supaya bisa berkonsentrasi pada kesehatan, Luhut pun memutuskan untuk menjalani pemulihan di Singapura.
Luhut menerima tawaran perawatan dan tahapan pemulihan dari Senior Minister and Coordinating Minister for National Security. Karena itulah sekarang Luhut berada di salah satu rumah sakit di Singapura. Dia akan menjalani pemeriksaan medis dan evaluasi yang lebih komprehensif.
Berita Terkait
-
Erick Thohir Pastikan Laga Timnas Indonesia vs Brunei Darussalam Dihadiri Presiden Jokowi
-
Dari Jokowi hingga Gibran Disenggol Plesetan Mahkamah Keluarga, Kaesang Gak Mau Ikut Campur
-
Luhut Binsar Diduga Sengaja 'Diumpetin' Keluarga di Singapura Saat Sakit: Tak Boleh Ditengok
-
Luhut Binsar Pandjaitan Sakit Apa Sampai Dirawat di Singapura? Ini Kondisi Terkini Opung
-
Momen 'Haru' Luhut Binsar Sebelum Dilarikan ke Rumah Sakit: Pidato Hampir Nangis
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!