BeritaHits.id - Sandhy Handika sedang menjadi bulan-bulanan publik setelah kasus Kopi Sianida diangkat menjadi film dokumenter. Diketahui, ia adalah jaksa penuntut umum (JPU) dalam persidangan kasus pembunuhan berencana terhadap Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso.
Terlepas dari keviralannya atas kasus kopi sianida yang terjadi pada 2016 lalu, beredar video ketika Sandhy Handika diskakmat Haris Azhar dalam persidangan kasus pencemaran nama baik Luhut Binsar Pandjaitan.
Saat itu, Sandhy Handika bertugas sebagai JPU. Sementara itu, Haris Azhar adalah terdakwa dalam kasus tersebut. Dikutip dari unggahan akun TikTok @/salamakalsehat2024, tampak momen ketika keduanya berdebat.
Sandy mempertanyakan judul dalam video YouTube yang diunggah oleh Haris Azhar terkait dengan pertambangan di Papua. Judul tersebut dinilai memuat pencemaran nama baik Luhut.
Baca Juga: Heboh! Ayah Mirna Sempat Terima Penghargaan Fenomenal di Tahun 2017 Usai Sang Putri Wafat
Haris Azhar lantas mengatakan jika pertanyaan yang dilontarkan oleh Sandhy sudah dipertanyakan berulang kali.
"Saya memberikan judul, berulang-ulang dari tadi pagi saya ditanya soal judul. Saya udah tahu cuma poin itu aja yang dikejar untuk melemahkan saya. Sudah sampai sesore ini Anda kok masih tanya soal judul," kata Haris dikutip Sabtu (14/10/2023).
Momen ini sontak saja menjadi sorotan netizen. Banyak netizen yang lantas mempertanyakan kapasitas Sandhy sebagai JPU.
"Jaksa gini jalur seleksi apa orang dalam?" tanya netizen.
"Ini beneran jaksa modelan kayak gini?" timpal yang lain.
Baca Juga: Tetap Bela Jessica Wongso, dari Sini Awal Hotman Paris Musuhan dengan Otto Hasibuan
"Jaksa sekolahnya dari instring," imbuh lainnya.
"Jaksa nembak nih ijazahnya," cibir netizen lain.
"Saya pikir jaksa itu keren-keren dan berkualitas kayak di drakor," komentar netizen lainnya lagi.
Sebagai informasi, Haris Azhar terseret dalam kasus pencemaran nama baik Luhut setelah mengunggah video YouTube berjudul Ada lord Luhut di balik relasi ekonomi-ops militer Intan Jaya!! Jenderal BIN juga Ada1! >NgeHAMtam.
Dalam video tersebut, Haris Azhar dan salah satu rekannya membahas soal kajian cepat Koalisi Bersihkan Indonesia dengan judul Ekonomi-Politik Penempatan Militer di Papua: Kasus Intan Jaya.
Berita Terkait
-
Luhut Minta Masyarakat Kritik Pemerintah dengan Santun, Fedi Nuril: Ndasmu
-
Investor Lokal Resah, Luhut Bicara Kondisi Ekonomi Terkini
-
Cek Fakta: Haris Azhar Ajak Masyarakat Blokir Podcast Bocor Alus Politik Tempo
-
Presiden Prabowo Instruksikan Deregulasi untuk Industri Padat Karya
-
Presiden Prabowo Berencana Bertemu Pelaku Pasar Buntut IHSG Anjlok
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!
-
Depresi Usai Jadi Korban KDRT, Dokter Qory Mulai Tenang Usai Bertemu Ketiga Anak