BeritaHits.id - Wayan Mirna Salihin mengembuskan napas terakhirnya pada 6 Januari 2016 setelah meminum es kopi bercampur racun sianida di Kafe Olivier, Grand Indonesia.
Kasus pembunuhan ini sontak menjadi besar dan berujung membuat Jessica Kumala Wongso divonis 20 tahun penjara.
Namun belakangan banyak yang tidak yakin dengan vonis tersebut setelah rilisnya film dokumenter “Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso”.
Hal inilah yang tampaknya membuat saudara kembar Mirna, Sandy Salihin, geram dan mengunggah sejumlah hal di akun Instagram-nya.
Seperti dilihat pada Minggu (15/10/2023), Sandy tampak mengunggah tangkapan layar berkas perkara Jessica terutama deretan tindakan kriminal yang dilakukannya di Australia.
Termasuk yang menggegerkan adalah pengakuan Jessica soal keinginannya membunuh orang dengan racun.
Hal ini didapat dari kesaksian Kristie Carter yang merupakan atasan Jessica di NSW Ambulance. Kristie kemudian menceritakan momen di mana Jessica sempat dirawat di RS Royal Prince Alfred pada 28 Oktober 2015 setelah melakukan percobaan bunuh diri.
Saat itulah Kristie sempat menjenguk dan Jessica malah menyampaikan hal-hal mengerikan sembari mengungkap keinginan untuk keluar dari rumah sakit.
“Para bang*** di rumah sakit ini tidak mengizinkanku pulang dan mereka memperlakukan saya seperti pembunuh,” ucap Kristie di berkas kesaksiannya.
Baca Juga: Gaduh Otto Hasibuan cs Sebut Jenazah Mirna Tak Diautopsi, Prof Eddy: Terlalu Bodoh!
“Seandainya saya ingin membunuh orang, maka saya tahu pasti caranya. Saya bisa mendapatkan pistol dan saya tahu dosis yang tepat,” sambungnya, yang kemudian di tayangan 60 Minutes Australia diperjelas sebagai dosis untuk meracuni seseorang.
Kristie menyebut Jessica kerap bermasalah di tempat kerja, bahkan pernah berani mengancam sang mantan atasan yang tak berkenan membantunya mencarikan tempat tinggal.
Hal ini terjadi pada 25 November 2015 setelah Jessica mengaku ingin kembali bekerja. Jessica mencoba meminta bantuan Kristie untuk mencarikan tempat tinggal, tetapi mantan atasannya itu menolak.
Saat itulah Jessica mengamuk dan mengancam Kristie, “Kamu harus mati dan ibu kamu juga harus mati!”
Ancaman itu membuat Kristie ketakutan hingga melaporkan Jessica tertanggal 27 dan 30 November 2015. Ancaman ini kemudian ditindaklanjuti oleh Kepolisian Glebe Sydney yang memperingatkan Jessica agar tidak mendekati Kristie per 30 November 2015. Kemudian per 1 Desember 2015, Jessica diberhentikan dari NSW Ambulance.
Setelahnya Jessica kembali ke Tanah Air dan sekitar sebulan kemudian, yakni pada 6 Januari 2016, pembunuhan kopi sianida yang menewaskan Mirna terjadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!