Scroll untuk membaca artikel
Rifan Aditya
Rabu, 18 Oktober 2023 | 08:08 WIB
Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya. [Suara.com/Novian Andriansyah]

Pada 18 Mei 1998 hal tak terduga terjadi. Harmoko secara tiba-tiba mengeluarkan keterangan pers dan meminta Presiden Soeharto mundur.

Sejak saat itu muncul ketegangan antara keluarga Cendana Soeharto dan Harmoko sehingga mereka tidak pernah bertatap muka lagi hingga tahun 2008.

Sebelum Soeharto meninggal, Harmoko sempat menjenguknya di RSPP dan itu menjadi pertemuan terakhirnya bersama mantan Presiden kedua Republik Indonesia.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Baca Juga: Profil Titiek Soeharto, Temui Mantan Suami di Rumah Malam-malam Sehari Sebelum Ulang Tahun, Ada Apa?

Load More