BeritaHits.id - Mahkamah Konstitusi (MK) membentuk Majelis Kehormatan MK (MKMK) sebagai bentuk tindak lanjut setelah adanya laporan terkait dugaan pelanggaran kode etik hakim konstitusi yang dipimpin Anwar Usman.
Terkait dengan pembentukan MKMK yang rencananya beranggotakan Wahiduddin Adams, Jimly Asshiddiqie, dan Bintan R. Saragih, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD angkat bicara.
Ia meminta masyarakat agar tidak terlampau optimis dengan terbentuknya MKMK. Pasalnya, menurutnya jabatan tersebut bisa saja diperjualbelikan.
"Jangan terlalu optimis juga, karena kadang kala siapa yang akan menjadi majelis itu terkadang bisa dibeli dan bisa direkayasa. Kamu yang jadi, kamu yang jadi, kamu yang jadi. Keputusan ini bisa saja terjadi jika situasi pengembangan dan pemenuhan hukum masih seperti sekarang," kata Mahfud.
Pernyataan sosok yang juga menjadi bakal calon wakil presiden Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 ini lantas disorot oleh salah satu calon anggota MKMK Jimly Asshiddiqqie.
Melalui unggahan di akun X miliknya, Jimly mempertanyakan kebenaran soal pernyataan tersebut, apakah benar dilontarkan oleh Mahfud MD.
"Ya Allah, apa benar ini komentarnya? Sebaiknya diklarifikasi dulu," tulis Jimly dikutip dari akun X-nya @/JimlyAs, Selasa (24/10/2023).
Jimly menyebut jika pernyataan tersebut tidak beradab. Ia juga menilai jika Mahfud MD tidak pantas melontarkan komentar tersebut.
"Kalau benar ini sangat kasihan, tidak beradab. Sangat tidak pantas masih terus saja jadi pengamat dan komentator. Padahal sudah diberi amanat untuk kerja sebagai Menko, apalagi mau jadi wapres. Mudah-mudahan ini salah kutip," imbuhnya.
Baca Juga: Santainya Jokowi Saat Dilaporkan Soal Nepotisme ke KPK: Itu Proses Demokrasi
Unggahan mantan ketua MK ini sontak saja menuai beragam komentar dari warganet.
"Serem pernyataan Mahfud ini seolah hanya dia yang paling benar," komentar warganet.
"Sepertinya Pak Mahfud bicara bukan tanpa alasan," timpal warganet lain.
"Ketua MK paman Gibran. Mengadili ketua MK, pendukung Prabowo. Wajar kalau ada omongan seperti itu. Buktikan bahwa Prof Mahfud salah. Dengan putusan yang adil. Karena kasus ini terang benderang," imbuh lainnya.
"Bener banget komentar Pak Mahfud MD. Komentar yang dibutuhkan rakyat untuk mengawal proses hukum . Buktikan saja Pak Jimly bukan bagian dari yang melenceng hukum, meski Anda pendukung Prabowo," komentar warganet lainnya lagi.
Berita Terkait
-
DPR Minta KPK Bijaksana Tanggapi Laporan soal Jokowi hingga Anwar Usman
-
Kesalnya Anwar Usman Tiba-Tiba Disinggung Perkara Paman Gibran di Sidang Putusan MK: Tidak Ada Interupsi!
-
Diusung jadi Cawapres Prabowo, Ganjar: Tak Ada Nama Gibran di TPN
-
Mahfud MD Singgung Uji Materi Usia Capres-Cawapres: Tidak Boleh Terjadi Lagi
-
Total Harta Kekayaan Dinasti Politik Jokowi: Banjir Uang! Dari Gibran sampai Anwar Usman
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
Terkini
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!