Namanya mulai akrab dengan lembaga pembuatan undang-undang saat terjadi pergantian Presiden Soeharto ke B.J Habibie yang menandai awal pergantian Orde Baru ke Era Reformasi, pada tahun 1998.
Sejak itu, Jimly mulai aktif di lembaga legislatif dan eksekutif untuk merealisasikan pondasi hukum Indonesia bertata negara. Ia kembali diminta oleh pemerintah untuk menjadi Tim Ahli Badan Pekerja MPR-RI, 2001-2002, dan Penasihat Ahli Sekretariat Jenderal MPR-RI, 2002-2003.
Jimly cukup banyak terlibat dalam perancangan Undang-Undang di bidang politik dan hukum, dan juga sebagai penasihat Pemerintah dalam penyusunan RUU tentang Mahkamah Konstitusi.
Setelah RUU tersebut disetujui, ia kemudian dipilih oleh DPR menjadi hakim konstitusi generasi pertama pada tanggal 15 Agustus 2003, lalu terpilih menjadi Ketua pada 19 Agustus 2003. Ia dipercaya memimpin Mahkamah Konstitusi selama 2 periode (2003-2006, dan 2006-2008).
Baca Juga: Tiga Anggota MKMK Resmi Dilantik, Siap Periksa Ketua MK Anwar Usman
Meskipun jabatannya sebagai ketua MK berakhir, perannya tetap diperlukan dalam peletakan dasar hukum pemilu. Ia menjadi Ketua Dewan Kehormatan Komisi Pemilihan Umum (DK-KPU) pada 2010 hingga 2011.
Biodata Jimly Asshiddiqie
- Nama Lengkap: Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie SH
- Nama Panggilan: Jimly
- Agama: Islam
- Tempat, Tanggal Lahir: Palembang, 17 April 1956
- Zodiak: Aries
- Warga Negara: Indonesia
- Istri: Tuty Amalia
- Anak: Fajh Robby Ferliansyah, Sheera Maulidya, Afida Nurulfajria, Mieska Alia Farhana, Rafi Fahrazi
- Pendidikan:
- S1, Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Jakarta, 1977-1982
- S2, Fakultas Pasca Sarjana Universitas Indonesia, Jakarta, 1984-1986
- S3, Fakultas Pasca Sarjana Universitas Indonesia (program ‘doctor by research’).
Demikian ulasan singkat mengenai profil dan biodata Jimly Asshiddiqie yang perlu diketahui.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Baca Juga: Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman Resmi Lantik Tiga Anggota MKMK
Berita Terkait
-
RKUHAP Tuai Kritik: Jimly Asshiddiqie Ingatkan Bahaya Tumpang Tindih Kewenangan!
-
DPR Bisa Copot Pejabat Negara Hasil Uji Kelayakan, Ketua MKMK: Rusak Negara Ini Bos!
-
Lokataru Laporkan 9 Hakim Konstitusi ke MKMK
-
PT 20 Persen Dihapus, Jimly Sebut Capres 2029 Bakal Banyak dan Beragam: Tak Didominasi Suku Tertentu
-
PT 20 Persen DIhapus, Jimly Asshiddiqie Sebut Ketakutan Anggaran Bengkak Tidak Beralasan
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!
-
Depresi Usai Jadi Korban KDRT, Dokter Qory Mulai Tenang Usai Bertemu Ketiga Anak