BeritaHits.id - El Nino adalah fenomena iklim yang terjadi secara periodik di Samudra Pasifik. Ini adalah bagian dari siklus iklim yang dikenal sebagai El Nino-Southern Oscillation (ENSO). El Nino terjadi ketika suhu permukaan laut yang biasanya dingin di wilayah tengah dan timur Samudra Pasifik menjadi lebih hangat dari biasanya.
Peristiwa El Nino dapat berlangsung selama beberapa bulan hingga satu hingga dua tahun. Penyebab utama El NiƱo adalah perubahan dalam arus laut dan angin di Samudra Pasifik. Biasanya, angin dari timur mendorong air hangat ke sepanjang garis khatulistiwa, sehingga suhu permukaan laut di Samudra Pasifik barat lebih hangat daripada di wilayah timur.
Namun, selama El Nino, angin tersebut melemah atau bahkan terbalik, sehingga air hangat mengalir ke sebelah timur dan menyebabkan peningkatan suhu permukaan laut di wilayah tersebut. Lalu apa perbedaannya dengan La Nina?
El Nino dan La Nina adalah fenomena iklim yang terjadi di Samudra Pasifik dan memiliki dampak global. Berikut adalah penjelasan singkat tentang El Nino dan La Nina serta perbedaan antara keduanya yang tim Suara.com rangkum untuk kamu.
Baca Juga: Dampak El Nino di Sukabumi, 41,85 Hektare Lahan Pertanian Gagal Panen
Tentang El Nino
El Nino adalah fase anomali iklim yang terjadi ketika suhu permukaan laut yang biasanya dingin di wilayah tengah dan timur Samudra Pasifik menjadi lebih hangat dari biasanya.
Ini dapat menghasilkan perubahan signifikan dalam pola cuaca di seluruh dunia. El Nino biasanya berlangsung selama beberapa bulan hingga satu hingga dua tahun.
Dampak El Nino
- Peningkatan suhu permukaan laut dapat menyebabkan peningkatan curah hujan di Amerika Selatan dan kemarau di Australia.
- Perubahan pola angin dapat menyebabkan badai tropis yang lebih sering terjadi di Samudra Pasifik timur dan Amerika Tengah.
- Dampaknya juga bisa dirasakan di berbagai wilayah dunia, seperti peningkatan suhu di Amerika Utara, penurunan curah hujan di Asia Tenggara, dan gangguan pada sistem cuaca global.
Tentang La Nina
Baca Juga: Apa Itu BLT El Nino? Ini Syarat Penerima, Cara Dapat dan Besaran Bantuannya
La Nina adalah fase anomali iklim yang terjadi ketika suhu permukaan laut di wilayah tengah dan timur Samudra Pasifik menjadi lebih dingin dari biasanya.
Ini adalah kebalikan dari El Nino dan juga memiliki dampak signifikan pada pola cuaca global. La Nina biasanya berlangsung lebih lama daripada El Nino.
Dampak La Nina
- Wilayah Samudra Pasifik timur mengalami peningkatan curah hujan yang signifikan.
- Wilayah Amerika Selatan, khususnya Peru dan Ekuador, dapat mengalami banjir dan tanah longsor yang parah.
- Di wilayah lain, seperti Asia Tenggara dan Australia, La Nina dapat menyebabkan peningkatan curah hujan dan badai tropis yang lebih sering terjadi.
Perbedaan antara El Nino dan La Nina
- El Nino terjadi ketika suhu permukaan laut di Samudra Pasifik tengah dan timur menjadi lebih hangat dari biasanya, sedangkan La Nina terjadi ketika suhu permukaan laut menjadi lebih dingin dari biasanya.
- El Nino menyebabkan peningkatan curah hujan di Amerika Selatan dan kemarau di Australia, sedangkan La Nina dapat menyebabkan peningkatan curah hujan di wilayah Samudra Pasifik timur dan dampak yang berbeda di wilayah lainnya.
- El Nino dan La Nina adalah fase yang berbeda dalam siklus iklim yang dikenal sebagai El Nino-Southern Oscillation (ENSO).
Kontributor : Pasha Aiga Wilkins
Berita Terkait
-
El Nino Ancam Lukisan Gua Berusia 50.000 Tahun: Studi Ungkap Dampak Mengerikan Perubahan Iklim pada Warisan Budaya
-
La Nina Ancam Panen Raya Petani, Waka Komisi IV DPR Desak Pemerintah Lakukan Hal Ini
-
Potensi Cuaca Ekstrem di Indonesia Akibat Kombinasi Fenomena Alam
-
Presiden Prabowo Sampaikan Terima Kasih Atas Kerja Cepat Menteri Pertanian Penuhi Produksi Beras Nasional
-
Ekonom UI Nilai Deflasi November Tanda Beras Surplus
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!
-
Depresi Usai Jadi Korban KDRT, Dokter Qory Mulai Tenang Usai Bertemu Ketiga Anak