BeritaHits.id - Kinerja Mahkamah Konstitusi (MK) terus menuai tanda tanya pasca memberikan tiket untuk Gibran Rakabuming Raka maju sebagai cawapres Prabowo Subianto. Banyak yang curiga apalagi karena Ketua MK, Anwar Usman, adalah adik ipar Presiden Joko Widodo yang berarti paman Gibran.
Namun putusan itu pula yang menjadi alasan Prabowo mengusung Gibran sebagai cawapres dan telah didaftarkan ke KPU. Hanya saja sikap koalisi Prabowo ini ternyata juga berdampak terhadap elektabilitasnya, sebagaimana dijelaskan oleh Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi.
Dilihat di kanal YouTube tvOneNews, Burhanuddin awalnya membahas elektabilitas setiap capres tanpa pasangan mereka. Burhanuddin mendasarkan penjelasannya pada hasil survei Indikator Politik Indonesia yang dilaksanakan setelah putusan MK yang meloloskan Gibran.
“Ada indikasi yang harus diwaspadai oleh Koalisi Indonesia Maju berkaitan dengan potensi Gibran apakah sebagai aset elektoral atau beban elektoral,” kata Burhanuddin, dikutip pada Jumat (27/10/2023).
Lalu hasilnya untuk survei elektabilitas capres tanpa pasangan adalah Prabowo yang paling unggul dengan 37 persen, diikuti Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.
Survei lalu dilakukan dengan pasangan, yakni Prabowo-Gibran, Ganjar-Mahfud MD, serta Anies-Muhaimin Iskandar. Lantas seperti apa hasilnya?
“Ganjar-Mahfud MD turun sedikit menjadi 33,7 persen. Prabowo Subianto-Gibran ada indikasi turun sedikit menjadi 36,1 persen. Sementara Anies-Muhaimin naik sedikit dari 22 menjadi 23,7 persen. Nah sebagian ada yang menjadi tidak tahu atau tidak jawab,” terang Burhanuddin.
Lantas apa maknanya?
“Artinya ada sebagian pendukung Ganjar-Mahfud itu mengalami kegalauan, melihat nama Gibran menjadi pendamping Prabowo Subianto, tetapi sebagian kecil pendukung Ganjar-Mahfud ini tidak otomatis pindah ke Prabowo Subianto dan Gibran. Setelah kita cek, migrasinya itu ke tidak tahu/tidak jawab,” ungkap Burhanuddin.
Baca Juga: 5 Potret Terkini Jan Ethes Di Usia 7 Tahun, Makin Mirip Gibran Rakabuming
“Ada sebagian kecil pendukung Prabowo Subianto dan Gibran yang pindah ke Anies Baswedan. Memang masih kecil, tidak signifikan, tetapi ini indikasi awal bahwa sebagian kecil basis lama Prabowo itu tidak happy dengan pilihan Gibran sebagai cawapresnya. Pak Prabowo ini basis lamanya cenderung kritis kepada Pak Jokowi. Jadi ketika Pak Prabowo meminang Gibran Rakabuming Raka putra presiden, sebagian pendukungnya itu larinya ke capres yang secara ideologis dan sikap politiknya dekat, yaitu Anies Baswedan,” lanjutnya.
Berita Terkait
-
5 Potret Terkini Jan Ethes Di Usia 7 Tahun, Makin Mirip Gibran Rakabuming
-
FX Rudy Bongkar Alasan Tak Pecat Gibran, Ungkit Etika Politik
-
Gandeng Cak Imin Jadi Cawapres, Elektabilitas Anies di Kalangan NU 'Terlindas' Prabowo-Gibran
-
Pro Kontra PDIP Tak Pecat Gibran, FX Rudy Tagih Kembalikan KTA
-
Dadah-dadah ke Warga, Pakaian Gonjreng Iriana Jokowi Disorot: Udah Nggak Merah Membara Lagi
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!