BeritaHits.id - Pengamat politik sekaligus akademisi Rocky Gerung menduga Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri akan segera mengambil langkah tegas kepada Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Pentolan partai berlambang banteng moncong putih itu disebut bakal menendang Jokowi dari partai.
Disebutkan jika hal tersebut buntut dari Jokowi yang diduga ikut mengintervensi Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mengubah aturan soal batas usia calon presiden dan wakil presiden sehingga dapat melenggangkan Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024.
Dikutip dari unggahan kanal YouTube Rocky Gerung Official pada Sabtu (28/10/2023), akademisi ini blak-blakan mengatakan jika Megawati akan segera mencabut kartu tanda anggota (KTA) Jokowi di PDIP.
"Enggak mungkin Ibu Megawati masih mentolelir kelakuan dari petugas partainya [Jokowi] yang makin lama makin ngaco," ujar Rocky.
Baca Juga: PDIP: Batin Masyarakat Terluka, MK Alami Degradasi Karena Putusannya Buat Gibran Lolos Jadi Cawapres
"Jadi saya kira Megawati sedang berpikir untuk melakukan tindakan radikal yaitu paling tidak mencabut kartu anggota Pak Jokowi," lanjutnya.
Lebih lanjut, Rocky Gerung juga berspekulasi jika sebentar lagi Megawati akan mengambil langkah untuk membuat Jokowi dilengserkan dari jabatannya sebagai presiden.
Dikatakan oleh Rocky Gerung, Jokowi bisa saja dilengserkan usai diduga ikut cawe-cawe ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mengubah aturan soal batas umur calon presiden dan wakil presiden.
"Ini memang jalan keluar konstitusional, yaitu meng-impeach seseorang yang sudah melakukan banyak perbuatan tercela," ujar Rocky.
"Kan dalam konstitusi diterangkan bahwa salah satu cara meng-impeach presiden adalah kalau dia melakukan perbuatan tercela,"
"Nah perbuatan paling tercela adalah memanfaatkan Mahkamah Konstitusi untuk membenarkan politik dinastinya," imbuhnya.
Dalam pernyataannya, Rocky Gerung turut membeberkan bahwa langkah tegas tersebut bakal diambil oleh Megawati untuk menujukkan keteguhan putri Presiden Pertama RI tersebut dalam menegakkan keadilan.
"Ibu Megawati tidak mungkin zig-zag karena dia dibebani oleh sejarah untuk menghasilkan keadilan yang pernah dijanjikan oleh pendiri bangsa ini yaitu Presiden Soekarno," beber Rocky.
"Bagaimanapun Ibu Mega itu dia dipanggil oleh sejarah untuk selalu hadir ketika ada krisis kebangsaan dan keadaan hari ini betul-betul menunjukkan krisis kebangsaan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Belum Ada Ucapan Maaf Lebaran dari Jokowi-Gibran ke Megawati, Guntur Romli PDIP: Tak Diharapkan Juga
-
Jokowi-Megawati Belum Terlihat Berlebaran, Analis: Luka Konfliknya Cukup Mendalam, Tak Ada Obatnya
-
Lebaran ke Megawati hingga Jokowi, Didit Disebut Jadi Kekuatan 'Soft Politics' Presiden Prabowo
-
Waketum PAN Terang-terangan Puji Didit Prabowo Temui Megawati: Meneduhkan Dinamika Politik
-
Saat Elite PDIP dan Gerindra Beri Kabar Terbaru soal Rencana Pertemuan Megawati-Prabowo
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!
-
Depresi Usai Jadi Korban KDRT, Dokter Qory Mulai Tenang Usai Bertemu Ketiga Anak