BeritaHits.id - Bakal calon presiden (bacapres) Anies Baswedan akan mengupayakan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bisa dijangkau oleh siapa saja. Hal ini disampaikan oleh Anies melalui akun X miliknya.
"KPR untuk semua. Ada pejuang KPR di sini? KPR itu singkatannya Kredit Pemilikan Rumah, tapi saking sulitnya dapat KPR sampai diplesetkan menjadi Kapan Punya Rumah. Kita berikhtiar KPR yang tadinya Kapan Punya Rumah jadi Keluarga Punya Rumah, AMIN," tulis Anies Baswedan.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga mengaku bakal mengupayakan KPR bisa dijangkau, baik bagi pekerja formal maupun informal.
"Semua orang bisa KPR, dari yang kerjanya formal maupun informal. Caranya dengan sinkronisasi dari mulai kebijakan suku bunga, kemudian insentif pajak, dan kerja sama penyediaan lahan pemerintah atau pengembang," tulis Anies Baswedan.
"Insya Allah ke depan setiap sudut Indonesia kita bisa katakan Keluarga Punya Rumah (KPR), AMIN," tandasnya.
Cuitan Anies sontak dikaitkan dengan programnya saat menjabat sebagai Gubernur di DKI Jakarta. Kala itu Anies menjanjikan rumah dengan DP 0 persen.
Lalu bagimana nasib rumah DP 0 persen?
Pada akhir 2022 lalu, penjualan hunian murah itu masih jauh dari target. Anies mulanya menargetkan penjualan sampai 250 ribu unit.
Namun Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Sarjoko mengatakan, hingga tanggal 4 Februari 2022, rumah DP Rp 0 baru terbangun 967 unit. Dari total hunian yang ada, sekarang ini baru laku 885 unit.
Baca Juga: Anies Baswedan Sesumbar 'Apa Susahnya Bawa Anak Gaza ke Indonesia?', Ramai Dikecam Jual Agama
Realisasi proyek ini masih saja minim karena penjualannya yang sepi dan pembangunannya yang terhambat.
Bahkan, Anies sempat mencopot Kepala Dinas Perumahan Kelik Indriyanto. Akhirnya, target pembuatan hunian diturunkan dari 232.214 unit menjadi 10.460 unit dalam rancangan perubahan RPJMD.
Kini penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengubah nomenklatur program rumah DP 0 rupiah menjadi Hunian Terjangkau Milik.
Ia mengaku perubahan nomenklatur itu dilakukan demi mempertegas bahwa program tersebut tak hanya menalangi DP saja, melainkan keseluruhan pembiayaan satu unit hunian.
Berita Terkait
-
RSUD Lewiliang Sembunyikan Ambulans Saat Akan Digunakan, Keluarga Pasien Koma Murka
-
Sempat Dibersihkan Damkar Jaktim, Netizen Geram Lihat Kondisi Terbaru Rumah Tiko dan Ibu Eny
-
Rampung Dalam Hitungan Hari, Kondisi Bangunan Hasil Bedah Rumah Jadi Sorotan
-
Masih Ingat Ibu Eny? Kini Tiko Viral Dicap Pemalas Gegara Rumah Tak Terurus Lagi, Ternyata...
-
Anies Baswedan Sesumbar 'Apa Susahnya Bawa Anak Gaza ke Indonesia?', Ramai Dikecam Jual Agama
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!