BeritaHits.id - Dragon Ball Super, sebagai serial anime yang terus menjadi topik perdebatan di antara penggemar franchise ini, kerap menghadapi masalah penskalaan kekuatan dan peningkatan yang terus-menerus dari karakter Frieza dalam waktu yang begitu singkat.
Kritik terhadap hal ini telah muncul sejak film Resurrection F. Meskipun demikian, serial ini berusaha untuk menebusnya. Saat Frieza memperlihatkan wujud "Black Frieza" kepada Goku dan Vegeta dalam manga Dragon Ball Super, momen tersebut menjadi sangat kontroversial.
Banyak penggemar yang berusaha memahami bagaimana Frieza bisa mencapai tingkat kekuatan tersebut, namun hingga saat ini mereka belum mendapatkan jawaban yang memuaskan.
Penjelasan Kekuatan Frieza di Dragon Ball Super
Baca Juga: 10 Karakter Terkuat di Dragon Ball Super, Goku Tidak Masuk
Pengenalan bentuk "Golden Frieza" dan pencapaian Frieza pada level yang sebanding dengan Vegeta dan Goku dalam Resurrection F setelah empat bulan pelatihan menjadi sebuah kesalahan yang signifikan yang dilakukan oleh penulis Akira Toriyama dan semua pihak terlibat.
Hal ini merusak logika dalam seri dan mendorong penskalaan kekuatan menjadi semakin kritis. Namun, bentuk terbaru Frieza yang dikenal sebagai "Black Frieza" dalam manga Dragon Ball Super lebih memiliki landasan yang masuk akal.
Dalam serial ini, karakter-karakter mengembangkan bentuk dasar mereka melalui pelatihan, dan setiap bentuk tersebut berfungsi sebagai peningkatan yang signifikan. Misalnya, dalam Turnamen Kekuatan Goku, bentuk dasar Goku jauh lebih kuat daripada Super Saiyan Goku pada saga Namek.
Dan ketika Goku bertransformasi menjadi Super Saiyan 1 dalam turnamen tersebut, terdapat faktor pengganda tertentu yang memperkuat kekuatannya. Pemahaman mengenai mekanisme ini dalam Dragon Ball menjadi penting untuk memahami bagaimana Frieza dapat mencapai kekuatan yang jauh lebih besar dalam peristiwa-peristiwa terbaru dalam manga.
Meskipun berdasarkan kesalahan yang terjadi dalam Resurrection F, Toriyama dan Toyotaro telah melakukan pekerjaan yang jauh lebih baik dalam mengatasi hal ini.
Baca Juga: Urutan Nonton Dragon Ball, Ikuti Sesuai Kronologi Ceritanya
Dragon Ball Super telah menjadi seri anime dengan banyak pasang surut, namun upaya terbaru dalam manga oleh Toyotaro dan Toriyama telah mencoba untuk memperbaiki kekurangan tersebut.
Berita Terkait
-
Jujutsu Kaisen: Alasan Kenapa Yuta Okkotsu Terpilih Jadi Ketua Klan Gojo
-
3 Hal yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Menonton Anime Fire Force Season 3
-
Anime Solo Leveling: Teori di Balik Sung Jin-Woo Mampu Mengerti Bahasa Monster
-
PUBG Skin Imut Frieren, Sudah Bisa Didapatkan di Versi Global?
-
Review The Dreaming Boy is a Realist: Ketika Jaga Jarak Justru Bikin Baper
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!
-
Depresi Usai Jadi Korban KDRT, Dokter Qory Mulai Tenang Usai Bertemu Ketiga Anak