BeritaHits.id - Sebagai seorang relawan kemanusiaan, Abdillah Onim memutuskan untuk mengevakuasi diri setelah melihat banyak sekali kehancuran yang ditimbulkan zionis Israel di Jalur Gaza, Palestina.
Misalnya saja sekolah anak-anak Bang Onim yang sudah hancur, begitu pula dengan teman-teman serta guru di sekolah tersebut yang kebanyakan telah meninggal dunia.
Pasalnya, kondisi yang dihadapi Bang Onim dan keluarganya di Gaza saat ini tidak main-main. Mereka bahkan sulit untuk beraktivitas di luar rumah karena militer Israel akan menyerang tanpa pandang bulu.
Mereka juga tak memiliki tempat berlindung lain karena Israel terus berusaha membumihanguskan Gaza beserta seluruh penduduknya.
“Tentunya sebagai orang tua (bersedih) melihat anak-anak berada di rumah, tidak bisa ngapa-ngapain,” kata Bang Onim dalam podcast-nya bersama Deddy Corbuzier, dikutip pada Rabu (15/11/2023).
Meski begitu, Bang Onim dan keluarga telah berpasrah sepenuhnya atas nyawa mereka. Karena itulah, Bang Onim selalu mengajak istri dan anak-anaknya untuk tidur dalam keadaan suci serta membaca syahadat terlebih dahulu.
“Kita sebelum tidur sudah ambil air wudu dan sudah bersyahadat,” ucap Bang Onim. “Karena belum tentu kita bangun ada di Gaza. Mungkin kita bangun sudah di surga.”
“Saya juga mengatakan, ‘Tidur nanti kemungkinan besar kita sudah tidak melihat terik matahari’. Jadi hari-hari yang kami lalui itu penuh dengan… yah…” sambungnya.
Itu pun, menurut Bang Onim, tidak lantas membuat mereka tenang meski malam menjelang. Mereka bahkan sering tidak bisa tidur karena militer Israel terus menembakkan senjata hingga menjatuhkan bom.
“Enggak bisa tidur, saya mau gimana? Orang kiri kanan rudal, kaca pecah, kaca kediaman Bang Onim pecah,” tutur Bang Onim.
Selain itu, ketiga anaknya juga selalu berdoa agar bisa tidur nyenyak pada malam harinya.
“Ternyata jam 2 bangun nggak bisa tidur lagi. Besoknya lagi, sorenya, kata anak-anak saya, ‘Semoga malam ini kita bisa tidur ya’. Udah, tidur, jam 2 bangun. Rudal itu kencang banget, kekuatannya 6 ton. Rudal dari jet F-16 itu kekuatan 6 ton dan radiusnya 300 meter. Jadi jatuhnya 300 meter, kita di sini, kelar, selesai, tulang pun nggak ketemu,” ungkap Bang Onim.
Berita Terkait
-
Diguyur Hujan dan Isak Tangis Keluarga, Begini Proses Salat Jenazah Korban Pengeboman Tentara Israel di Gaza
-
Beda Kesimpulan Jokowi dan Joe Biden Usai Bertemu: Indonesia Ngaku Bahas Gaza, AS Fokus Ekonomi
-
Bang Onim Usul Sejarah Palestina Masuk Kurikulum Sekolah di Indonesia: Biar Nggak Salah Pemahaman
-
Digempur Bom Saat Keluar dari Gaza, Bang Onim Kuatkan Anak-anak: Kalau Berhasil, Kita Makan Rambutan
-
Momen Pengungsi di Gaza Berebut Makanan Gratis, Hasil Galang Dana dari Indonesia
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!