BeritaHits.id - Seniman Sujiwo Tejo baru-baru ini berkicau soal hubungan antara penguasa dengan opisisi. Dia berharap satu waktu oposisi bisa membenarkan penguasa, begitu pula sebaliknya.
"Jubir atau staf ahli penguasa pasti membenarkan penguasa dalam segala hal, termasuk utang negara. Ini membosankan. Karena pasti membenarkan bahkan bila penguasa khilaf. Gak obyektif. Aku pengin sekali-kali oposisi membenarkan penguasa, jubir atau staf penguasa membenarkan oposisi. Pasti obyektif," tutur Sujiwo Tejo lewat jejaring Twitter miliknya pada Minggu (24/1/2021).
Pengharapan Sujiwo Tejo yang dituangkan lewat sebuah cuitan itu mendapat berbagai respons dari sejumlah warganet.
Tidak hanya ditimpali dengan komentar positif, kicauan Sujiwo Tejo juga disambar oleh komentar miring dan pedas. Salah satunya dari pemilik akun @mano*********ta.
Menurut dia, sejauh ini karya dan perkataan yang dilontarkan Sujiwo Tejo tidak ada mutunya sama sekali.
"Sampai saat ini karya dan perkataan yang terucap dari orang tua ini tidak ada yang bermutu," tukasnya.
Cuitan warganet itu direspons langsung oleh Sujiwo Tejo yang mengeluarkan balasan menohok. Awalnya dia mempertanyakan apakah benar karya-karyanya selama ini tidak bermutu.
"Seluruh karya atau kata-kata ku sampai saat ini gak ada yang bermutu?" tanya dia.
Sujiwo Tejo melanjutkannya dengan berterima kasih kepada warganet yang mengejek karya maupun perkataannya. Sebab, menurut dia, kritik hanya bisa dilempar saat sudah mengenal seluruh karya.
Baca Juga: Sudah 9 Hari Meninggal karena Covid-19, Wanita Ini Mendadak Pulang ke Rumah
"Wah, suwun berarti kamu sudah baca total 23 judul bukuku, dengar 100-an judul musik-musikku, menyimak ratusan lukisan-lukisanku, baca seluruh twitku sejak 2010, dll. Salut!" sindir Sujiwo Tejo.
Lebih lanjut, Sujiwo Tejo menyindir dengan kata 'salut' lantaran kata dia, penggemar garis keras Sujiwo Tejo saja tidak ada yang seperti itu.
"Jancukers Die Hard aja gak ada yang sampai segitunya lho... Heuheu," tandasnya.
Balasan menohok Sujiwo Tejo ke warganet itu menuai berbagai macam komentar dari warganet.
Sejumlah warganet mengatakan, komentar miring seperti itu tidak perlu ditanggapi karena hanya akan membuang energi saja.
"Cebong confirmed cuk, rasah gagas," ujar @naufal*****.
"Kok tuyul ditanggapin to mbah. Buang-buang energi aja," balas @Syah****.
"Haters hanyalah fans yang tertunda," sahut @Kop*****.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!