BeritaHits.id - Pengamat politik Rocky Gerung menilai bahwa penunjukkan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) merupakan sebuah jebakan.
Ketua Dewan Pengarah BPIP ex officio Megawati Soekarnoputri ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Menurut Rocky, negara tidak memiliki standar untuk mengoperasikan sebuah lembaga riset.
Hal tersebut diungkapkan melalui video yang diunggah oleh akun Youtube Rocky Gerung Official berjudul 'NEGARA MAKIN NGACO! WARGA NEGARA SENDIRI KOK DICURIGAI', Selasa (4/5/2021).
"Intinya adalah negara nggak ada standar untuk mengoperasikan sebuah lembaga riset. Karena begitu ibu Mega disebutkan, semua orang bertanya-tanya," ujarnya, dikutip Beritahits.id.
Rocky menyebut hal ini bisa membuat masyarakat bertanya-tanya kapasitas Megawati saat menjabat sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN.
"Sekali lagi, kita nggak ingin ibu Mega membuka rapat hanya dengan teriakan 'Merdeka' kan nggak boleh begitu," lanjutnya.
Kemudian, Rocky mengungkapkan bahwa Megawati menjadi korban jebakan yang berpengaruh pada reputasinya.
"Saya ingin menghormati bu Mega, supaya beliau tidak lagi dijebak dalam hal-hal yang nanti membuat reputasi beliau akan diingat sebagai seseorang yang gagal untuk mengarahkan sebuah lembaga riset," jelasnya.
Baca Juga: Rocky Gerung Sindir 51 Guru Besar Yang Minta UU KPK Dibatalkan: Telat!
Lebih lanjut, Rocky menilai bahwa banyak orang yang ingin menjebak Megawati dengan menjadikan ia sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN.
"Iya saya menilai banyak orang yang ingin menjebak Bu Mega. Seolah-olah hanya dengan itu kita menghormati Bu Mega," ungkapnya.
Rocky juga merasa heran lantaran Megawati sudah menjadi ketua partai namun tetap ditempatkan di lembaga riset.
"Bu Mega sudah jadi ketua partai, lalu buat apa ditempatkan di lembaga yang dia sebetulnya dia nggak paham," katanya.
Perlu diketahui, Sebelumnya, BRIN ditetapkan berada di bawah Presiden Joko Widodo atau Jokowi setelah Kementerian Riset dan Teknologi (Kemristek) kembali dileburkan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyambut baik atas keputusan Jokowi tersebut.
Berita Terkait
-
Megawati Ditunjuk jadi Ketua Dewan Pengarah BRIN, PDIP: Keputusan Tepat
-
Tanah Abang Ramai Jelang Lebaran, Rocky Gerung: Tangkap Sri Mulyani
-
Rocky Gerung Sindir 51 Guru Besar Yang Minta UU KPK Dibatalkan: Telat!
-
Rangga Sunda Empire Klaim Bantu Gus Dur Hingga Jokowi Jadi Presiden RI
-
Temui Ketum PDIP, Menag Yaqut Dengarkan Cerita Berjam-jam Megawati
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!