Scroll untuk membaca artikel
Reza Gunadha | Sekar Anindyah Lamase
Senin, 20 Desember 2021 | 20:02 WIB
Ilustrasi sepeda motor yang tengah parkir. (Shutterstock)

"Saya heran, saya yang jadi korban kok jadi saya yang harus mengeluarkan uang buat kendaraan milik pribadi," kata Rizky.

Rizky mengaku ia tidak ada niatan apa pun untuk mencemarkan nama kepolisian. Dia hanya heran dan bertanya mengapa dia justru perlu membayar berkali-kali untuk kendaraan pribadinya.

"Bukti rekaman sudah ada. Saya bukan mau memperkeruh suasana atau memperburuk institusi Polri atau mau merusak oknum polisi. Tapi kalau memeras keterlaluan saya keluarga bukti percakapan," tutupnya di postingan tersebut.

Komentar Warganet

Baca Juga: Viral Pemuda di Bekasi Dibacok, Polisi: Berawal Saling Tantang di Medsos

Postingan yang telah mendapatkan lebih dari 5800 likes tersebut pun menerima beragam komentar.

"Itu barang bukti apa barang gadai, ndan? Pake ditebus segala," tulis @txtdrberseragam.

Ada pula warganet yang menceritakan hal serupa dialaminya.

"Motor adekku pernah ditahan di Polres pas dia kecelakaan, dimintai Rp 3 juta. Ibuku sebagai emak-emak Facebook yang barbar, langsung nge-post di Facebook dan di-tag pula Kapolresnya. Besokannya langsung disuruh ke Polres ambil motor," tulis warganet.

"Ini saya dulu juga gini, rumah saya kerampokan semua perabotan dibawa sama mobil. Mobilnya ketemu disuruh nebus seharga mobil baru, aneh banget saya yg kerampokan tapi saya yg suruh bayar," ujar yang lain.

Baca Juga: Keluarga Telah Bercerai, Anak Bikin Grup Keluarga Hanya untuk Ini

Hingga berita ini tayang, belum ada kejelasan lebih lanjut tentang peristiwa ini dari pihak-pihak terkait. 

Load More