BeritaHits.id - Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan gugatan terkait batas usia minimum capres dan cawapres pada Senin, (17/10/2023). Putusan itu dilakukan saat Presiden Joko Widodo bertandang ke China. Jokowi sendiri ke China untuk menghadiri forum bisnis.
Soal Jokowi yang bertandang ke China saat negara riuh soal keputusan MK, Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP Romahurmuziy atau Romy menyebut bahwa itu bagian dari alibi presiden.
"Loh kan dari dulu kalau keputusan penting di republik ini kan para presiden ada di luar negeri," ujar Romy dalam perbincangan di Adu Perspektif.
"Itu bagian dari strategi alibi politik yang mafhum, biasa itu, terjadi peristiwa krusial di tanah air [ke luar negeri]," tandasnya.
Diketahui bahwa MK sendiri mengabulkan sebagian atas permohonan dari pemohon seorang mahasiswa asal Surakarta, Almas Tsaibbbirru Re A terkait batas usia capres dan cawapres.
Meski tidak mengubah minimal usia, namun MK menambahkan syarat yakni pernah atau sedang memegang jabatan yang diperoleh melalui pemilihan umum (pemilu).
Putusan itu kemudian disebut-sebut bakal meloloskan putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming maju menjadi cawapres. Soal putusan tersebut, Romy sebelumnya juga menyebutkan bahwa dia meyakini Jokowi sebenarnya 50 persen mendukung Prabowo Subianto.
"Saya yakin 50 persen tanda-tanda [dukungan] itu akan ke Prabowo adalah memang ini bagian ikhtiar Pak Jokowi untuk menggabungkan Prabowo dan Ganjar," tutur Romy.
"Itu disampakan ke ketua umum bahwa beliau ingin menyatuka Ganjar dan Prabowo," tadasnya.
Berita Terkait
-
MK Kabulkan Gugatan Almas Mahasiswa Fans Gibran, Boyamin Saiman: Itu Anakku
-
Video Ketua MK Singgung Pemimpin Muda Sebelum Sidang, Sinyal Putusan Disahkan?
-
Sosok Almas Tsaqibbirru yang Gugatannya Diterima MK, Netizen Ramal Bisa Jadi Menteri Segala Urusan
-
Saldi Isra Kecam Putusan MK soal Usia Capres: Peristiwa Aneh Luar Biasa
-
MK Dituding Langkahi DPR dan Presiden, Bambang Pacul: Kalau Mau Ugal-ugalan..
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!