BeritaHits.id - Edi Darmawan Salihin mendadak meminta maaf kepada Otto Hasibuan jelang rencana pengajuan peninjauan kembali dalam kasus kopi sianida.
Diketahui kasus yang menghebohkan tahun 2016 silam itu mengakibatkan Jessica Kumala Wongso divonis penjara 20 tahun. Namun sejak rilisnya film dokumenter “Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso”, banyak pihak yang menyangsikan kebenaran vonis tersebut.
Sejumlah kejanggalan diungkap oleh Otto, termasuk perihal bukti CCTV yang memperlihatkan Jessica memasukkan racun sianida ke kopi Wayan Mirna Salihin. Video ini sempat diperlihatkan oleh Darmawan saat diwawancara Karni Ilyas, tetapi kemudian terungkap bila video tersebut tidak pernah diputar di persidangan.
Darmawan pun ramai dituding menyembunyikan barang bukti. Poin inilah yang diklarifikasi Darmawan yang mengaku tidak mempunyai video tersebut.
Baca Juga: Edi Darmawan Sebut Krishna Murti Larang Tunjukkan CCTV Jessica Wongso Masukkan Sianida ke Kopi Mirna
“Itu sebetulnya bukan barang saya atau saya ngumpetin data dari digital forensik,” ucap Darmawan, dikutip dari akun TikTok @short.studios, dikutip pada Selasa (14/11/2023).
Menurutnya video tersebut ditemukan dari rentetan bukti visual yang diperiksa pada 2016 silam. Namun Dirreskrimum Polda Metro Jaya saat itu, Krishna Murti, melarang video untuk diperlihatkan di persidangan karena ada perjanjian dengan Kepolisian Federal Australia (AFP).
“Itu untuk 2 keperluan. Satu, AFP, dan Kejaksaan waktu P21. Pak Krishna Murti sampai bawa itu cuma ditunjukin aja, jangan dipakai, karena ini berkaitan dengan korps kepolisian,” jelas Darmawan.
“Kalau sampai cedera janji kita terhadap AFP, berbahaya sekali, karena kita sudah tandatangan,” imbuhnya.
Menurut Darmawan, saat itu ada sejumlah perwira kepolisian Australia yang ikut menginvestigasi kasus kopi sianida.
Baca Juga: Kini Tersangka KPK, Prof Eddy Masih Bakal Dipolisikan Otto Hasibuan Jelang PK Jessica Wongso?
“Kita dapat beberapa hal yang kita skip. Kalau kita buka semua, klien Pak Otto nanti, Jessica Wongso, bisa dihukum mati,” tutur Darmawan.
“Tapi AFP bilang, ‘Saya nggak akan kasih apa-apa kalau lu hukum mati klien ini karena sudah mau warga negara, citizenship’. Permanent residence-nya sudah hampir selesai,” lanjutnya.
Menurut Darmawan, saat itu Jessica ke Indonesia pun dalam rangka kabur dari kasus kriminalnya menabrak panti jompo. Walau begitu, Darmawan tetap meyakini bahwa Jessica yang meracuni kopi anaknya meski kini dia tidak mengumbar bukti segamblang sebelumnya.
“Gimana ya saya ngomongnya? Intinya buktinya ada di Kepolisian Republik Indonesia,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Update 3 April 2025: Arus Balik Dimulai, Pantau Kondisi Terkini Lewat CCTV Online
-
Mau Mudik Lancar? Cek 4 Aplikasi CCTV Tol Pantau Arus Mudik 2025!
-
Cek CCTV Jalan Tol Mudik Lebaran 2025, Pantau Titik Macet di 4 Aplikasi
-
16 Link CCTV Info Mudik Live Streaming Pantau Kemacetan, Cek Dulu di Sini!
-
Viral Video ART Asal Banyumas Dianiaya di Jakarta, Polisi Cek CCTV dan Bakal Panggil Majikan
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!
-
Depresi Usai Jadi Korban KDRT, Dokter Qory Mulai Tenang Usai Bertemu Ketiga Anak