BeritaHits.id - Kasus kematian Shintia Indah Permatasari menuai sorotan publik. Ia ditemukan tewas bunuh diri dalam lemari kamar hotel di Padang.
Muncul dugaan jika wanita berusia 25 tahun asal Kota Pariaman itu nekat mengakhiri hidup lantaran tertimpa masalah jelang pernikahannya.
Diduga calon pengantin ini stres lantaran harus menebus uang panai dengan nominal Rp500 juta kepada keluarga mempelai pria.
Namun, setelah ramai isu jika Shintia nekat mengakhiri hidup gara-gara masalah uang panai, kerabat dekat keluarga calon suami Shintia yakni Hadi Zulkarnain angkat bicara.
Ia membantah jika keluarga Hadi mempersulit Shintia dengan uang panai senilai Rp500 juta hingga akhirnya menyebabkan nekat bunuh diri.
Sosok kerabat dekat Hadi itu mengklaim jika seluruh biaya pernikahan ditanggung oleh saudaranya. Bahkan, terkait dengan uang panai juga dibayar sendiri oleh calon suami Shintia.
"Si cowok itu emang sekaya raya itu, duit Rp500 juta aja dah dibayarin 300 juta sama cowo. Rp1,5 M? Hoaks banget. Aku tahu cerita aslinya dari keluarga cowok," tulis akun Instagram @/thazkeyy, dikutip Minggu (19/11/2023).
"Keluarga cewek nggak tahu detail tapi playing victim banget, karena ya memang dirahasiain lah kan biar nggak aib banget perkara duit dibantuin Rp300 juta. Semua biaya nikah cowok yang DP. Dia terima jadi doang," imbuhnya.
Lebih lanjut, kerabat dari keluarga Hadi ini juga menyebut jika Shintia sudah kerap memberikan pesan ancaman bunuh diri kepada calon suaminya.
Baca Juga: Mahasiswi FKH Unair Diduga Bunuh Diri Karena Depresi? Begini Pengakuan Keluarga
Ia turut mengunggah beberapa pesan tangkap layar saat wanita asal Pariaman itu mengungkapkan ancaman akan bunuh diri.
"Setiap ada masalah, cewek selalu berusaha buat ngancam bunuh diri sampai cowoknya berusaha nenangin. Ada suatu momen cowok berusaha untuk mengakhiri hubungan karena toxic banget. Tapi cewek ngancam bunuh diri lagi," terangnya.
Akun Instagram itu juga mengatakan jika ancaman untuk bunuh diri tersebut diduga dilakukan oleh Shintia untuk mendapatkan perhatian dari calon suaminya.
"Semua hal yang terjadi setiap ancaman yang dilontarkan bertujuan untuk mendapatkan perhatian dan atensi dari orang yang ingin ditujunya," tulisnya.
"Manusia mana yang tidak takut ketika orang yang disayang melakukan tindakan ancaman bundir pasti berusaha untuk menenangkan dan juga berusaha agar tindakan tersebut tidak terjadi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ini Surat Wasiat CA Mahasiswi FKH Unair ke Saudara dan Teman: Semoga Kalian..
-
Mahasiswi FKH Unair yang Bundir Pernah Curhat Hal Ini ke Teman: Takut...
-
Mahasiswi FKH Unair Beli Selang dan Gas Helium di Marketplace 4 Hari Sebelum Tewas Diduga Bunuh Diri
-
Suami Sibuk Kerja, Seorang Istri Diam-Diam Nikahi Tiga Pria Demi 'Amplop'
-
Diduga Meninggal Bunuh Diri, Mahasiswi FKH Unair Terciduk Bolak-balik Lakukan Ini di Lift Apartemen
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!