Selain kekurangan air dan makanan, sudah lebih dari sebulan tidak ada listrik, internet, jaringan komunikasi, persediaan supermarket, roti atau bahan bakar.
Serangan udara yang terus-menerus menimbulkan pertumpahan darah tanpa akhir, menargetkan setiap aspek kehidupan, membuat dunia ini tidak aman bagi bayi tak berdosa seperti Anda.
Setiap hari di rumah sakit, saya menyaksikan mayat-mayat yang terbungkus kain kafan berdarah – wanita, pria, dan orang tua – namun yang paling menyayat hati adalah tubuh anak-anak. Bayi di sini mempelajari suara misil sebelum melodi masa kanak-kanak.
Terlantar, terputus, berduka dan terkepung – inilah cara rakyat Gaza menanggung agresi Israel yang terus berlanjut.
Baca Juga: Beda dari Deddy Corbuzier, Kata Bang Onim Soal Boikot Produk Israel: Manjur, InsyaAllah!
Sayangku,
Ini mungkin surat terakhirku. Ingatlah untuk tidak memaafkan mereka yang diam saja menghadapi penderitaan kita. Kehidupan di Gaza selalu penuh tantangan, namun kami berusaha untuk hidup, bermimpi, dan berkembang. Kini, penyesalan membayangi setiap momen yang kami bayangkan membawa Anda ke kehidupan yang lebih baik.
Melihat senyuman dan berpegangan tanganmu di tengah kekacauan membuat hatiku patah. Harapan untuk masa depan yang lebih baik di sini sangatlah langka; masa depan tampaknya hanya menjanjikan lebih banyak siksaan.
Berita Terkait
-
Gaza Terancam Terbelah: Netanyahu Umumkan Rencana Koridor Militer Kontroversial
-
Israel Invasi Suriah! 9 Tewas, Dunia Diminta Bertindak
-
Gaza: Ladang Ranjau Tak Terlihat, Anak-Anak Jadi Korban Utama Setelah Gencatan Senjata
-
Mau Buka Bisnis Rumahan, Ini Pilihan Pinjaman Modal Usaha Untuk Ibu Rumah Tangga
-
Doa dan Air Mata di Lebanon Selatan: Idul Fitri di Tengah Gempuran Israel
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!
-
Depresi Usai Jadi Korban KDRT, Dokter Qory Mulai Tenang Usai Bertemu Ketiga Anak