alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pernah Kabur dari Pesantren, Pemuda Penuh Tato Hijrah Jadi Muazin

Reza Gunadha | Aprilo Ade Wismoyo Kamis, 07 Januari 2021 | 14:15 WIB

Pernah Kabur dari Pesantren, Pemuda Penuh Tato Hijrah Jadi Muazin
Pemuda penuh tato hijrah [TikTok/@terdalam_]

Mulai menato tubuhnya sejak umur 12 tahun, sosok bernama Yuda ini pernah tinggal di jalanan sebagai anak punk.

BeritaHits.id - Sebuah akun Tiktok membagikan video yang menceritakan kisah hijrahnya seorang pria yang memiliki tato di sekujur tubuhnya. Video yang diunggah oleh akun Tiktok @terdalam_ tersebut viral hingga ke media sosial Instagram dan disebut sangat inspiratif oleh para warganet yang melihatnya.

Kisah inspiratif ini bermula saat pria yang disebut bernama Yuda itu lulus dari Sekolah Dasar dan mulai menjejaki masa remaja. Setelah sempat masuk pondok pesantren dan kabur dari sana di umur 12 tahun, Yuda memutuskan untuk kembali ke jalan yang benar pada usia 20 tahun.

Dalam rentang waktu 8 tahun kabur dari pesantren, Yuda mengaku hidup dijalanan sebagai anak punk. Sejak umur 12 tahun, ia telah menato tubuhnya dan berlangsung terus menerus hingga sekujur tubuhnya penuh dengan tato. Bagian wajahnya pun terlihat dipenuhi tato.

"Lulus SD, pertama kali (tato) di mata, selanjutnya di belakang, terus lama-lama sini (tangan) baru muka," ucap Yuda menjelaskan sambil tersenyum.

Baca Juga: Kisah Inspiratif, Slamet Nugroho Difabel di Tegal Jualan di Atas Kursi Roda

Penampilan Yuda kini berubah total. Meskipun belum bisa menghilangkan tato di tubuhnya, Yuda tampil lebih relijius dengan mengenakan baju dan peci berwarna putih. 

Dalam video yang diunggah ulang oleh akun Instagram @statusfakta, Yuda menjelaskan alasannya berhijrah. Ia mengaku lelah hidup di jalanan. Ia juga mengaku tak ada yang memaksanya untuk hijrah.

"Nggak ada yang maksa, saya hijrah. Saya bilang om saya, 'Om saya mau hijrah'," ucap Yuda dalam video tersebut. 

"Saya mau ngilangin ini, capek di jalan," lanjutnya.

Yuda pun bicara soal penyesalan. Baginya, semua orang pasti pernah melakukan penyesalan. Ia menilai, penyesalan yang berlarut-larut pun tak akan bisa menghapus tato dari tubuhnya.

Baca Juga: Inspiratif! Togu Simorangkir: Hidup Kita Harus Berdampak Buat Orang Lain

"Semua orang itu ada penyesalan kalo nato, tapi kalo lama-lama kita sesali apa kita bisa ngilangin tato kita dengan penyesalan?" katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait