"Saya nggak mau, saya bilang mas Aris saja yang antar tapi tetap saya yang disuruh," ungkap Gunawarman.

Selama perjalanan dari Subang menuju Bandung, Eliza dan Gunawarman juga tak melakukan percakapan apapun.
Sepanjang perjalanan, Eliza tertidur sehingga tak ada kesempatan bagi Gunawarman untuk memulai komunikasi secara langsung.
Setelah mengantar Eliza ke Bandung, Gunawarman memberanikan diri mengirimkan pesan singkat ke Eliza. Ia juga beberapa kali mengajak Eliza bertemu hingga akhirnya ia mengutarakan perasaannya kepada Eliza.
Baca Juga:Viral Foto Siswa Jadul, Warganet: Seragam SMP, Muka Kepala Sekolah
"Saya bilang 'Mas suka sama Neng (Eliza)'. Setelah itu saya minta jangan kasih tahu bapak dulu, saya takut. Habis itu Neng malah lapor ke mimi (ibu Eliza) terus lapor bapak," tuturnya disambut gelak tawa keluarga.
Sebelum Gunawarman pulang ke Jawa Timur, ia tiba-tiba dipanggil oleh Ruhimat untuk menghadap. Kala itu, Gunawarman mengaku sudah memiliki perasaan tak enak khawatir Ruhimat tak merestui hubungannya dengan Eliza.
Saat bertemu, benar saja Ruhimat menanyakan hubungan Gunawarman dan Eliza. Namun, Gunawarman berusaha menjawabnya dengan santai agar suasana tak menegangkan.
"Saya langsung keringat dingin, habis itu ditanya bapak 'Beneran suka sama anak saya', saya jawab 'Ah masa pak'" kata Gunawarman sambil tertawa kecil.
Saat itu, Ruhimat meminta Gunawarman membuktikan cintanya kepada anaknya dengan membawa kedua orang tuanya melamar Eliza.
Baca Juga:Beli Sepeda di Shanghai, Pria Ini Nekat Menggowesnya Pulang ke Inggris
Setelah tiga bulan melakukan persiapan, akhirnya Gunawarman membawa kedua orang tuanya melamar Eliza dan menentukan tanggal pertunangan mereka.