alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Fadli Zon Dipolisikan Like Bokep, Ganjar Akui Suka Nonton Bokep Kalian Diam

Rifan Aditya | Chyntia Sami Bhayangkara Sabtu, 09 Januari 2021 | 08:06 WIB

Fadli Zon Dipolisikan Like Bokep, Ganjar Akui Suka Nonton Bokep Kalian Diam
Ganjar Pranowo (Instagram/ganjar_pranowo)

Gus Umar mengungkit pernyataan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang mengakui suka menonton video porno, namun tak dipolisikan

BeritaHits.id - Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Umar Hasibuan atau Gus Umar menyoroti kasus anggota DPR RI Fadli Zon dilaporkan ke polisi karena menyukai akun video porno di media sosial.

Ia menyinggung terkait pengakuan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang terang-terangan mengatakan suka nonton video porno namun tak dilaporkan ke polisi.

Melalui akun Twitter miliknya @umarhasibuan75, Gus Umar mengaku tak habis pikir dengan orang yang melaporkan Fadli Zon ke polisi hanya gara-gara menyukai video porno atau bokep.

"Geli banget ya Fadli Zon dilaporkan ke polisi karena me-like akun bokep," kata Gus Umar seperti dikutip Suara.com, Sabtu (9/1/2021).

Baca Juga: Fadli Zon Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Diduga Sebar Video Porno

Padahal, lanjut Gus Umar, beberapa waktu lalu Ganjar Pranowo yang merupakan orang nomor satu di Jawa Tengah itu secara terang-terangan mengakui suka menonton video porno.

Pernyataan Ganjar tersebut disampaikan saat melakukan wawancara bersama Deddy Corbuzier pada awal Desember 2019 lalu.

Namun, pengakuan Ganjar tersebut justru tak berujung dipolisikan. Padahal, Ganjar terang-terangan mengakuinya.

"Tuh pak Ganjar yang terang-terangan bilang suka nonton bokep kalian diam," ungkap Gus Umar.

Gus Umar ungkit Ganjar akui suka nonton video porno (Twitter/umarhasibuan75)
Gus Umar ungkit Ganjar akui suka nonton video porno (Twitter/umarhasibuan75)

Gus Umar berpesan kepada publik agar tak menjadi orang yang paling merasa benar dalam suatu hal.

Baca Juga: Terciduk Like Video Syur, Fadli Zon Pernah Ngaku Pegang Sendiri Twitter-nya

"Jangan sok jadi pemilik tunggal kebenaran deh," tutur Gus Umar.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait